Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lawan Virus Corona, Ini Kontribusi Sri Rejeki Isman (SRIL)

Selain memproduksi masker dan baju pelindung, Sritex juga menerapkan social distancing di pabrik.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  18:02 WIB
Sritex
Sritex

Bisnis.com,JAKARTA - PT Sri Rejeki Isman Tbk. atau Sritex memberikan sejumlah kontribusi untuk menanggulangi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia melalui produksi masker hingga penerapan social distancing atau menjaga jarak antarindividu di pabrik.

Sritex tengah memproduksi masker nonmedis yang dapat dicuci dan dipakai ulang. Masker itu dibanderol dengan harga Rp5.500 per lembar dengan minimum pemesanan 1.000 unit.

Emiten berkode saham SRIL itu juga tengah memproduksi alat perlindungan diri. Produk baju pelindung coverall itu telah diproduksi sejak Februari 2020 dan kini sudah tersedia di pasar.

Corporate Communication Sri Rejeki Isman Joy Citradewi mengatakan saat ini harga yang dibanderol telah mendekat cost price. Pihaknya menyatakan juga tengah menggenjot produksi.

“Kami berusaha untuk menggenjot produksi saat ini untuk memenuhi permintaan,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (23/3/2020).

Joy mengungkapkan perseroan juga telah menerapkan social distancing di pabrik. Selain itu, diberlakukan kewajiban menggunakan masker dan sanitizer

“Cuci tangan saat masuk dan keluar pabrik [floor produksi] begitu juga di office,” jelasnya.

Dia menyebut perseroan juga telah menerapkan skema work from home (WFH) untuk unit bisnis di Jakarta. Kebijakan itu telah diberlakukan sejak pekan kedua Maret 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aksi emiten sritex Virus Corona
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top