Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Rebound, Investor Asing Tetap Catat Net Sell Rp575,84 Miliar

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar Rp575,84 miliar pada perdagangan hari ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 13 Maret 2020  |  18:18 WIB
IHSG DITUTUP DI ZONA HIJAU n Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3). Pada penutupan perdagangan hari ini  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  ditutup positif. IHSG berhasil berbalik dari zona merah dan ditutup menguat 11,8 poin (0,2%) ke level 4.907.57. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini kembali ke level Rp 14.800. - Dedi Gunawan
IHSG DITUTUP DI ZONA HIJAU n Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3). Pada penutupan perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif. IHSG berhasil berbalik dari zona merah dan ditutup menguat 11,8 poin (0,2%) ke level 4.907.57. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini kembali ke level Rp 14.800. - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing mencatat aksi jual saham bersih pada perdagangan hari ini, Jumat (13/3/2020), di saat IHSG mampu berbalik menguat tipis.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar Rp575,84 miliar pada perdagangan hari ini.

Aksi beli oleh investor asing tercatat mencapai 1,27 miliar lembar saham senilai Rp4,1 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,7 miliar lembar saham senilai Rp4,68 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp9,5 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 7,44 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bangkit ke zona hijau pada akhir perdagangan hari ini setelah sempat mengalami trading halt di awal perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berbalik menguat 0,24 persen atau 11,82 poin ke level 4.907,57 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (12/3/2020), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 4.895,75 dengan pelemahan tajam 5,01 persen atau 258,36 poin.

Pelemahan indeks mulai berlanjut pada Jumat dengan langsung terkoreksi tajam hampir 5 persen. Hanya berselang 15 menit setelah dibuka, IHSG makin terjerembab hingga terkoreksi 5,01 persen ke level 5.640,583.

Bursa Efek Indonesia (BEI) pun menghentikan sementara perdagangan pada pukul 09.15 WIB. Meski demikian, IHSG terpantau terus mengalami penurunan setelah jeda selama 30 menit.

Sebanyak 4 dari 9 sektor menetap di wilayah positif, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang menguat 1,41 persen dan finansial yang menguat 1,1 persen. Lima sektor lainnya melemah, dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 3,45 persen.

Dari 684 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 130 saham menguat, 282 saham melemah, dan 272 saham stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing menguat 3,05 persen dan 1,80 persen menjadi penopang utama IHSG pada perdagangan hari ini.

 

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
13 MaretRp575,84 miliarNet sell
12 MaretRp256,57 miliarNet sell
11 MaretRp171,81 miliarNet buy
10 MaretRp867,48 miliarNet sell
9 MaretRp218,01 miliarNet buy
6 MaretRp1,31 triliunNet sell
5 MaretRp144,82 miliarNet buy
4 MaretRp61,79 miliarNet sell
3 MaretRp241,3 miliarNet sell
2 MaretRp291,23 miliarNet sell

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG net sell asing transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top