Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PP Presisi (PPRE) Racik Strategi Baru

Selain itu, perseroan juga berencana memasuki bisnis bioremediation ke perusahaan minyak dan gas.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 20 Februari 2020  |  19:47 WIB
Proyel PT PP Presisi Tbk. - repro / pp/presisi.co.id
Proyel PT PP Presisi Tbk. - repro / pp/presisi.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT PP Presisi Tbk. (PPRE) menyiapkan beberapa strategi guna menambah kontrak baru dengan target Rp7 triliun pada tahun 2020.

Strategi yang kemudian akan dilakukan perseroan pada tahun ini adalah memperbesar market share di luar grup dan membidik proyek pengembangan infrastruktur tambang melalui anak usahanya PT Lancarjaya Mandiri Abadi, disamping dari pencarian kontrak konstruksi infrastruktur lain.

Selain itu, perseroan juga berencana memasuki bisnis bioremediation ke perusahaan minyak dan gas.

Dikutip dari pembaharuan korporasinya yang diterima Bisnis.com, Kamis (20/2/2020), PPRE membidik penambahan kontrak baru mencapai Rp7 triliun naik 18,64 persen dari tahun sebelumnya.

Target ini dipasang mengingat pada tahun 2019, penambahan nilai kontrak baru perseroan juga melebihi ekspektasi.

Dari target Rp5,8 triliun kontrak baru, realisasinya perseroan menyanggupi nilai kontrak baru mencapai Rp5,9 triliun pada tahun lalu.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Kontrak baru ini didapatkan mayoritas 97,8 persen dari lini usaha konstruksi yang berasal dari proyek grup.

Posisi PT PP Presisi Tbk. (PPRE) yang melayani jasa integrasi konstruksi dan non konstruksi menambah daftar portofolio usaha PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP) sebagai induk perseroan.

Keunikan model bisnis PPRE meliputi konstruksi; pekerjaan sipil, ready mix, foundation, formwork, dan erector. Sementara non konstruksi meliputi layanan penambangan hingga penyewaan peralatan.

PPRE juga menerapkan standar internasional, green contractor dan armada berskala besar serta andal mencapai 2.650 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PP Presisi
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top