Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Tambah Setoran Modal ke Anak Usaha

Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  21:30 WIB
Pengunjung memfoto layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Pengunjung memfoto layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sinar Mas Multiartha Tbk. menggelontorkan Rp987,5 juta sebagai tambahan setoran modal kepada anak usahanya.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, perseroan menyatakan bahwa penambahan modal disetor itu disuntikkan kepada PT Sinar Artha Trading. Adapun, transaksi penambahan modal ini dilakukan pada Senin, 10 Februari 2020.

“Jumlah penyertaan modal tersebut tidak melebihi 20 persen dari ekuitas perusahaan, sehingga penyertaan modal itu tidak bersifat material,” tertulis dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (11/2/2020.

Dengan tambahan modal ini, perseroan kini menggenggam 99,9 persen saham PT Sinar Artha Gading, naik dari sebelum transaksi sebesar 92 persen. Adapun, PT Shinta Utama yang tadinya memiliki 8 persen saham perusahaan ini, kini hanya mempunyai 0,1 persen saham.

Belum lama ini, emiten berkode saham SMMA ini juga melego 15 persen sahamnya di PT Century Tokyo Leasing Indonesia senilai Rp 66,32 miliar. Kepemilikan saham beralih ke tangan PT Lippo Securities Tbk. dengan penjualan sebanyak 45.000 lembar saham.

Aksi korporasi itu menyusul langkah Grup Sinarmas yang sebelumnya membeli saham di PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. Perseroan tercatat tercatat menjadi pembeli siaga Penawaran Umum Terbatas (PUT) V bank tersebut.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

CCB Indonesia hendak menerbitkan 32 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham. Total saham baru tersebut merupakan 65,80 persen dari jumlah beredar setelah PUT V. Setiap pemegang saham lama diberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas multiartha smma
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top