Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hingga Minggu Kedua Desember, WEGE Genggam Kontrak Baru Rp9,6 Triliun

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) mengenggam kontrak baru senilai Rp9,6 triliun hingga minggu kedua Desember 2019.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 23 Desember 2019  |  20:59 WIB
Pengunjung mencari informasi tentang keunggulan Modular di stand PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dalam Pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di JCC, Jakarta, Kamis (27/9/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Pengunjung mencari informasi tentang keunggulan Modular di stand PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dalam Pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di JCC, Jakarta, Kamis (27/9/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) mengenggam kontrak baru senilai Rp9,6 triliun hingga minggu kedua Desember 2019.

Nilai tersebut adalah 80 persen dari target kontrak baru 2019 yang senilai Rp11,98 triliun.

"Kontrak baru tersebut belum termasuk kontrak dengan penawaran terendah sekitar Rp500 miliar yang rencananya akan diperoleh di akhir Desember 2019,” kata Direktur Operasi I Wijaya Karya Bangunan Gedung Rudy Hartono dalam keterangan resmi, Senin (23/12/2019).

Kontrak-kontrak baru yang telah diperoleh emiten dengan kode saham WEGE ini antara lain Mall CBD Citraland Surabaya, Apartemen Barsa City Yogyakarta, Kampus UC-4 Surabaya, Apartemen Embarcadero Bintaro, Collins Boulevard Serpong, The Park Mall Semarang, dan Jakarta International Stadium.

Ada juga Pakubowono Patra Kuningan, Bandara Hasanuddin Makasar, Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta, Hotel Domestik T3 Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Universitas Muhammadiyah Lampung, Apartemen Sun City Surabaya, Pengembangan Industri Teknologi Kepolisian Program Kreditor Swasta Asing, dan Site Office Halim.

Menurut Direktur Utama Wijaya Karya Bangunan Gedung Nariman Prasetyo komposisi kontrak baru tersebut terdiri dari proyek pemerintah 9 persen, BUMN 64 persen, dan swasta 27 persen. Rincian tipe proyek yaitu office 6 persen, public facilities 46 persen, commercial 6 persen dan residential 42 persen.

Dari sisi kinerja keuangan, pada kuartal III/2019 WEGE membukukan laba bersih senilai Rp304,15 miliar atau naik 5,79 persen y-o-y dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp287,50 miliar.

Penjualan (tidak termasuk penjualan KSO) per 30 September 2019 senilai Rp3,37 triliun, kas dan setara kas senilai Rp482,96 miliar. Total ekuitas naik 18,05 persen y-o-y menjadi Rp2,31 triliun dan total aset senilai Rp5,99 triliun atau naik 3,55 persen y-o-y.

“Pada tahun ini, di mana masa penawaran proyek-proyek dari pemerintah dan BUMN yang biasanya dilakukan pada awal tahun, mundur dari rencana karena siklus Pemilu di Indonesia, tetapi kami tetap dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja positif," tambah Nuriman.

Dia menambahkan hal tersebut didorong oleh komitmen perseroan untuk fokus pada peningkatan laba, salah satunya melalui pengelolaan keuangan terutama biaya dengan baik serta mampu mengendalikan kontrak-kontrak yang diperoleh melalui efisiensi pengendalian secara berjenjang, sentralisasi serta inovasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya pt wijaya karya banagunan dan gedung
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top