Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.042, Rupiah Bergerak Stabil

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.042 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (12/12/2019).
Nasabah menghitung uang di sebuah Money Changer, di Jakarta, Rabu (12/6/2019)./Bisnis-Himawan L. Nugraha
Nasabah menghitung uang di sebuah Money Changer, di Jakarta, Rabu (12/6/2019)./Bisnis-Himawan L. Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.042 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (12/12/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.042 per dolar AS, melemah 17 poin atau 0,12 persen dari posisi Rp14.025 pada Rabu (11/12/2019).

Sementara itu, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp14.035 per dolar AS pada pukul 10.10 WIB.

Rupiah dibuka menguat tipis 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp14.036 per dolar AS pada awal perdagangan dari level perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (11/12) rupiah ditutup di level Rp14.038 per dolar AS, melemah sebesar 18 poin atau 0,13 persen, pelemahan hari kedua berturut-turut.

Dilansir Bloomberg, rupiah cenderung stabil setelah Federal Reserve memberi sinyal bahwa suku bunga AS akan ditahan sampai tahun 2020, serta penantian investor terhadap pembahasan pelonggaran defisit fiskal.

"Sementara Rupiah telah diterpa oleh berita kemungkinan pelonggaran defisit fiskal, stabilitas kebijakan moneter global dan The Fed mengisyaratkan bahwa hal itu harus ditunda pada tahun 2020, dan akan menopang arus masuk ke rupiah," kata Chang Wei Liang, analis makro di DBS Bank, seperti dikutip Bloomberg.

Pemerintah juga tengah membahas pengubahan batasan pada defisit anggaran, yang akan memungkinkan pemerintah untuk membelanjakan dan meminjam lebih banyak untuk merangsang pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,08 poin atau 0,08 persen ke level 97,048 pada pukul 10.41 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka melemah 0,044 poin atau 0,05 persen ke level 97,084 setelah pada akhir perdagangan Rabu (11/12) ditutup melemah 0,285 poin atau 0,29 persen ke level 97,128.

Dilansir Reuters, dolar bergerak menguat di tengah penantian investor terhadap pertemuan kebijakan Federal Reserve.

Investor juga fokus pada rencana Presiden AS Donald Trump dengan tarif AS terhadap barang impor China senilai hampir US$160 miliar, yang akan ditetapkan pada 15 Desember. Investor umumnya percaya bahwa tarif akan setidaknya ditunda untuk menyelamatkan kesepakatan perdagangan.

"Ini adalah ketenangan sebelum badai. Pasar telah lama percaya bahwa tarif tambahan akan dihindari," kata Ayako Sera, ekonom pasar di Sumitomo Mitsui Trust Bank, seperti dikutip Reuters.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs

12 Desember

14.042

11 Desember

14.025

10 Desember

14.004

9 Desember

14.021

6 Desember

14.037

Sumber: Bank Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper