Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Demi Restrukturisasi, Capitol Nusantara Indonesia (CANI) Bakal Lego Kapal

Capitol Nusantara Indonesia bakal menjual sekitar 10 persen dari total 56 kapal yang dimiliki perseroan saat ini.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  13:16 WIB
Kapal tanker melintasi Selat Hormuz di antara Iran dan Uni Emirat Arab./Selat Hormuz - Reuters/Hamad I. Mohammed
Kapal tanker melintasi Selat Hormuz di antara Iran dan Uni Emirat Arab./Selat Hormuz - Reuters/Hamad I. Mohammed

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. akan fokus untuk membenahi kinerja keuangan perseroan dengan melego kapal-kapal milik perseroan.

Jansen Warokka, Direktur Keuangan Capitol Nusantara Indonesia, mengatakan bahwa penjualan kapal yang dilakukan perseroan guna memperbaiki kondisi bisnis perseroan pada tahun depan.

Dari hasil penjualan tersebut, perseroan akan membeli armada baru untuk mengejar kontrak-kontrak pada tahun depan.

“Dari 56 kapal milik kami akan coba rilis lagi, kami masih ada yang beroperasi, mungkin 10% dari 56 kapal akan kami jual,” katanya di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Dia mengungkapkan bahwa rencana itu sebagai salah satu strategi perseroan guna menangkap peluang pembatasan pengiriman beberapa komoditas ke luar negeri. Dengan pembatasan tersebut, pengiriman komoditas di dalam negeri akan meningkat untuk pengiriman ke smelter-smelter baru yang kini semakin banyak.

Jansen menyebut pada saat ini perseroan tengah menjajaki kontrak baru dengan menggandeng mitra dari luar negeri.

“Untuk jumlah dan jenis kapal yang akan dibeli sedang dibicarakan dengan pemilik konsensi,” jelasnya.

Adapun hingga Juni 2019, emiten berkode saham CANI itu telah mengantongi pendapatan senilai US$2,27 juta, turun tipis dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu US$2,31 juta.

Adapun perseroan masih mencatatkan rugi bersih tahun berjalan senilai US$4,22 juta, turun tipis dibandingkan dengan rugi bersih per Juni 2018 senilai US$4,31 juta.

Perseroan menargetkan pada 2020, kerugian yang dialami perseroan dapat ditekan menjadi US$3,46 juta dengan inisiatif yang dilakukan sepanjang tahun ini dan 2020 mendatang.

“Dua tahun ke depan kami proyeksikan baru laba dengan restrukturisasi yang kami lakukan sekarang,” imbuhnya.

Hingga Juni 2019, CANI memiliki total liabilitas US$56,06 juta. Saat liabilitas tinggi, CANI mengalami defisiensi modal karena ekuitasnya tercatat negatif US$11,76 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten capitol nusantara indonesia
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top