Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal III/2019, Laba Indah Kiat (INKP) Merosot 53,88 Persen

Kinerja PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. mengalami penurunan pada kuartal III/2019, baik dari sisi penjualan maupun laba.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 01 November 2019  |  12:40 WIB
Kuartal III/2019, Laba Indah Kiat (INKP) Merosot 53,88 Persen
Pejalan kaki berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. tertekan sepanjang periode Januari-September 2019, tercermin dari penjualan bersih yang turun 1,62 persen dan laba bersih yang anjlok 53,88 persen secara tahunan pada periode tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2019, yang dikutip Bisnis pada Jumat (1/11/2019), perusahaan kertas dan bubur kertas itu membukukan penjualan bersih US$2,47 miliar, lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, yang sebesar US$2,51 miliar.

Penurunan penjualan emiten berkode INKP itu berasal dari segmen pulp yang menyusut 10,97 persen menjadi US$660,12 juta.

Meski ada pertumbuhan di segmen kertas budaya sebesar 2,91 persen menjadi US$952,24 juta serta segmen kertas industri, tissue, dan lain-lain tumbuh 1,63 persen menjadi US$854,51 juta, tapi tak mampu mendorong kenaikan kinerja.

Penjualan di pasar lokal juga terpangkas 8,75 persen menjadi US$1,21 miliar. Sebaliknya, penjualan di pasar ekspor tumbuh 6,33 persen menjadi US$1,26 miliar.

Penjualan ke AS mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni mencapai 99,52 persen menjadi US$108,50 juta. Disusul oleh Australia yang naik 41,6 persen menjadi US$8,34 juta.

Meski demikian, kontribusi penjualan terbesar masih dari pasar Asia, yang mencapai US$862,71 juta atau tumbuh 1,95 persen secara tahunan.

Di sisi lain, beban pokok penjualan naik 13,39 persen menjadi US$1,8 miliar, di antaranya karena kenaikan beban pokok produksi yang meningkat 5,31 persen menjadi US$1,71 miliar.

Begitu pula beban penjualan, yang bertambah 18,48 persen menjadi US$124,4 juta, di mana kontribusi terbesar dari ongkos angkut yang naik 26,3 persen menjadi US$90,27 juta.

Di sisi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, nilainya merosot 53,88 persen menjadi US$238,05 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang sebesar US$516,17 juta.

Perusahaan memiliki aset senilai US$8,75 miliar per 30 September 2019, turun 0,95 persen dari posisi 31 Desember 2018, yang sebesar US$8,75 miliar. Adapun nilai liabilitas tercatat sebesar US$4,69 miliar dan ekuitas US$3,98 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten indah kiat
Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top