Emas Antam Terus Melemah, Saatnya Beli?

Meredanya tensi dagang AS-China masih menjadi sentimen harga emas.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  13:22 WIB
Emas Antam Terus Melemah, Saatnya Beli?
Emas Antam - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. melanjutkan pelemahan seiring dengan terkoreksinya harga emas global akibat meredanya ketegangan hubungan dagang AS dan China.

Analis PT Maxco Futures Suluh Adil Wicaksono mengatakan pada perdagangan Senin (14/10/2019), emas Antam akan berada di level yang murah untuk dibeli. Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam turun Rp2.000 menjadi Rp754.000 per gram pada perdagangan hari ini.

Level tersebut merupakan level yang belum dijumpai emas Antam dalam perdagangan dua pekan terakhir. Padahal, emas Antam sempat bergerak mantap mencapai level Rp766.000 per gram sebelum turun tajam Rp8.000 per gram menjadi Rp758.000 per gram pada perdagangan Jumat (11/10).

“Tetapi dalam sepekan ini, masih akan ada fluktuasi dari harga emas spot yang akan mempengaruhi emas Antam juga,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (14/10).

Hal tersebut dikarenakan pelemahan emas mulai mereda lantaran belum ada sentimen lain selain perkembangan perdagangan AS-China, yang dapat mendorong emas bergerak lebih rendah. 

Suluh memprediksi dalam sepekan ini, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp750.000-Rp765.000 per gram.

Di sisi lain, dia juga merekomendasikan untuk membeli emas batangan Antam dengan berat mulai dari 10 gram ke atas. Alasannya, harga emas per gramnya cenderung lebih murah jika membeli dengan berat di atas 10 gram.

Harga emas batangan Antam 10 gram pada perdagangan Senin (14/10), berada di level Rp7.115.000 sedangkan untuk berat 25 gram berada di level Rp17.680.000.

Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok senilai Rp675.000 per gram. Harga yang ditetapkan turun Rp2.000 per gram dibandingkan posisi pada Minggu (13/10).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga emas antam, perang dagang AS vs China

Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top