Data Tenaga Kerja AS dan Harga Minyak Dorong Penguatan SUN

Sementara bagi investor yang memiliki orientasi perdagangan jangka pendek, direkomendasikan hold hingga buy seri SUN FR0082, FR0078, dan FR0080.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  09:10 WIB
Data Tenaga Kerja AS dan Harga Minyak Dorong Penguatan SUN
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA - Harga surat utang negara (SUN) berpeluang naik pada hari ini ditopang oleh turunnya penyerapan tenaga kerja AS dan berlanjutnya penurunan harga minyak mentah dunia.

Dalam risetnya, Kamis (3/10/2019), analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono menuturkan penyerapan tenaga kerja untuk sektor swasta non-pertanian di Amerika Serikat berdasarkan survei ADP Research Institute per September 2019, mengalami penurunan sebesar 135.000 tenaga kerja dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan penyerapan tenaga kerja sejumlah 157.000 tenaga kerja.

Selain itu, jumlah penyerapan tenaga kerja AS per bulan lalu juga sedikit lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan adanya penyerapan tenaga kerja sejumlah 140.000 pekerja. Data tenaga kerja AS yang tidak begitu positif, pada akhirnya meningkatkan ekspektasi pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga acuan The Fed (FFR) sebesar 25 bps pada FOMC Meeting akhir Oktober nanti.

Sejauh ini, berdasarkan indikator CME FedWatch Tool, probabilitas penurunan FFR sebesar 25 bps pada FOMC Meeting bulan ini meningkat menjadi sebesar 77,00% dibandingkan dengan hari sebelumnya di kisaran 62,00%.

"Katalis positif yang juga diperkirakan dapat mendorong kenaikan harga SUN berasal dari berlanjutnya penurunan harga minyak mentah dunia di mana level harga minyak mentah dunia," tuturnya.

Harga minyak telah berada di kisaran terendah sejak awal Agustus 2019 yaitu di kisaran US$52,46 per barel untuk kategori WTI dan sebesar US$57,46 per barel untuk kategori Brent.

Meski demikian, meningkatnya risiko pasar modal global pada perdagangan terakhir, tercermin dari naiknya indikator CBOE Volatility Index (VIX) sebesar 10,78% menjadi 20,56 poin, berpotensi membatasi kenaikan harga SUN di pasar sekunder hari ini.

Untuk investor yang beroritentasi jangka pendek, Mirae Asset Sekuritas Indonesia kembali tidak merekomendasikan intraday trading pada perdagangan hari ini, seiring dengan proyeksi pergerakan harga yang masih terbatas.

"Sementara bagi investor yang memiliki orientasi perdagangan jangka pendek, kami merekomendasikan hold hingga buy seri SUN FR0082, FR0078, dan FR0080," imbuhnya.

Bagi investor yang memiliki orientasi long-term trading, lanjut Dhian, investor direkomendasikan untuk aksi hold hingga buy seri SUN FR0082, FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075, FR0065, PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.


*Benchmark Series*

*FR0077 (5yr):* 105.60 (6.69%) - 106.15 (6.56%)
*FR0078 (10yr):* 106.40 (7.31%) - 107.15 (7.20%)
*FR0068 (15yr):* 105.75 (7.71%) - 106.40 (7.64%)
*FR0079 (20yr):* 105.00 (7.87%) - 105.70 (7.80%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top