Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Korporasi Pelat Merah Garap Proyek BUMN Center Senilai Rp2 Triliun

Pembangunan BUMN Center dilakukan dengan pendayagunaan aset antara Kementerian BUMN, Telkom, Danareksa dan Garuda Indonesia.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  18:04 WIB
Direktur Utama Danareksa Arief Budiman (paling kiri), Direktur Keuangan Telkom Harry Mozarta Zen, Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat, dan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra di acara Ngopi BUMN di Jakarta, Kamis (3/10/2019). - Bisnis/Annisa Sulistyo Rini
Direktur Utama Danareksa Arief Budiman (paling kiri), Direktur Keuangan Telkom Harry Mozarta Zen, Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat, dan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra di acara Ngopi BUMN di Jakarta, Kamis (3/10/2019). - Bisnis/Annisa Sulistyo Rini

Bisnis.com, JAKARTA—PT PP (Persero) Tbk. bersama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT Danareksa (Persero), dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menjalin sinergi dalam pembangunan dan pengembangan BUMN Center.

BUMN Center merupakan suatu kawasan perkantoran terintegrasi, agile, dan modern yang didesain oleh Kementerian BUMN untuk meningkatkan efisiensi dan sinergi antar perusahaan milik negara.

Luas lahan yang akan dibangun dan dikembangkan sekitar 24.694 m2 dengan rincian seluas 9.300 m2 dimiliki Danareksa, seluas 11.439 m2 dimiliki oleh Telkom, dan seluas 3.955 m2 dimiliki oleh Garuda Indonesia.

“BUMN Center terletak di lokasi yang strategis, berada di kawasan pemerintahan pusat di tengah kota Jakarta dan akan didukung dengan berbagai fasilitas yang memadai,” ujar Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat di Kementerian BUMN, Kamis (3/10/2019).

Nilai investasi untuk pembangunan ini disebutkan Lukman lebih dari Rp2 triliun dan diproyeksikan rampung pada 2024.

Saat ini, perseroan sedang memproses izin kawasan secara keseluruhan dan masing-masing bangunan yang dimiliki oleh Danareksa, Telkom, dan Garuda Indonesia agar sesuai dengan konsepnya.

Fasilitas yang akan dibangun antara lain modern agile office, communal outdoor space, indoor communal space, green open space, healthcare facilities, leisure area, main lobby, food court, meeting room, ballroom, dan lainnya.

Kawasan ini juga dibangun dengan konsep green building yang ditargetkan akan mendapat predikat Gold setelah disertifikasi oleh lembaga Green Building Council Indonesia.

BUMN Center mengusung konsep desain Burung Garuda di mana kepak kedua sayapnya merupakan gedung kembar yang menyerupai sayap burung Garuda yang berada di sebelah kanan dan kiri Gedung Kementerian BUMN, sedangkan kepala dari burung Garuda diwakili oleh Gedung Kementerian BUMN.

Pembangunan BUMN Center dilakukan dengan pendayagunaan aset antara Kementerian BUMN, Telkom, Danareksa dan Garuda Indonesia untuk menghadapi persaingan global.

Kementerian BUMN bersama perusahaan-perusahaan BUMN membutuhkan suatu sarana untuk berkomunikasi dengan cepat yang diwujudkan dalam bentuk fisik berupa working space yang nyaman.

Penyelarasan Gedung Kementerian BUMN dan gedung milik BUMN di sekitarnya diharapkan dapat menjadi simbol keterikatan dan keterpaduan seluruh komponen BUMN sebagai sebuah keluarga besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn garuda indonesia ptpp telekomunikasi indonesia
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top