Bursa Inggris Merah, Indeks Stoxx Ditutup Berbalik Melemah

Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Senin (9/9/2019) setelah indeks FTSE Inggris jatuh karena penguatan poundsterling, sementara penjualan di sektor-sektor defensif seperti perawatan kesehatan dan utilitas mengurangi kenaikan awal di pasar.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 10 September 2019  |  05:42 WIB
Bursa Inggris Merah, Indeks Stoxx Ditutup Berbalik Melemah
Indeks Bursa Eropa - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Senin (9/9/2019) setelah indeks FTSE Inggris jatuh karena penguatan poundsterling, sementara penjualan di sektor-sektor defensif seperti perawatan kesehatan dan utilitas mengurangi kenaikan awal di pasar.

Setelah naik sebanyak 0,2 persen menyusul kenaikan mengejutkan dalam ekspor Jerman dan harapan stimulus dari Bank Sentral Eropa akhir pekan ini, indeks Stoxx Europe 600 berbalik ke zona merah seiring berlalunya hari.

Indeks ditutup melemah 0,28 persen atau 1,08 poin ke level 386,06, mengakhiri reli penguatan tiga hari berturut-turut, setelah saham FTSE 100 Inggris turun 0,6 persen.

Dilansir Reuters, bursa saham Inggris melemah menyusul penguatan poundsterling di tengah optimisme bahwa Inggris tidak akan keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Namun, sebagian besar investor melihat menantikan pertemuan kebijakan ECB pada hari Kamis (12/9), ketika bank sentral diharapkan memperkenalkan gelombang baru stimulus moneter.

Indeks perbankan Eropa, yang menjadi salah satu sektor berkinerja terburuk tahun ini, naik 2,2 percen hingga mencapai level tertinggi dalam leih dari satu bulan terakhir.

Indeks telah pulih dari posisi terendah dalam 8 tahun terakhir yang dicapai pada pertengahan Agustus di tengah pemulihan luas pada harapan resolusi sengketa perdagangan AS dan China dalam beberapa pekan terakhir, titambah dengan penurunan ekspektasi langkah-langkah pelonggaran agresif dari ECB.

"Retorika dari ECB menunjukkan bahwa pasar mungkin melebih-lebihkan ukuran kebijakan pelonggaran moneter dan bank sentral mungkin meningkatkan ukuran pembelian aset, sementara secara bersamaan memotong suku bunga," tulis analis Morgan Stanley, seperti dikutip Reuters.

Indeks perbankan Italia menguat sekitar 0,2 persen, dengan saham Santander naik 2,4% setelah bank asal Spanyol ini mengatakan akan meningkatkan kepemilikannya atas unit usahanya di Meksiko menjadi 91,65 persen setelah penawaran umum perdana.

Sementara itu, produsen mobil melonjak 2 persen setelah data ekspor Jerman yang optimis pada bulan Juli, sementara berkurangnya kemungkinan no-deal Brexit membantu produsen mobil Jerman karena Inggris merupakan pasar ekspor utama.

Di sisi lain, saham sektor defensif termasuk kesehatan, makanan dan minuman dan utilitas ditutup melemah sekitar 1,7 persen dan membebani indeks Stoxx.

Saham Air France tergelincir 10 persen menyusul kinerja bulan Agustus yang mengecewakan, sementara IAG turun 1,5 persen karena pilot British Airways memulai aksi mogok mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top