Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harapan Redanya Perang Dagang Dorong Rupiah Ditutup Menguat

Pada perdagangan Jumat (6/9/2019), rupiah diproyeksi bergerak di kisaran Rp14.130 per dolar AS hingga Rp14.185 per dolar AS.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 05 September 2019  |  18:14 WIB
Ilustrasi uan tunai rupiah. (Antara)
Ilustrasi uan tunai rupiah. (Antara)

Bisnis.com, JAKARTA - Harapan menuju damai dagang seiring dengan rencana pertemuan AS dan China pada Oktober berhasil membawa rupiah parkir di zona hijau pada penutupan perdagangan Kamis (5/9/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp14.155 per dolar AS, menguat tipis 0,035% atau 5 poin terhadap greenback.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa sentimen gejolak politik global yang mulai mereda menjadi katalis positif rupiah untuk bergerak menguat.

Selain rencana pertemuan AS dan China, Demo di Hong Kong yang mulai mereda setelah Pemimpin Hong Kong Carrie Lam sepakat untuk mencabut RUU ekstradisi dan parlemen Inggris yang berhasil menggagalkan upaya Perdana Menteri Boris Johnson untuk membuat Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan mendorong rupiah.

“Perkembangan ini sedikit banyak membuat pasar lega,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (5/9/2019).

Dari dalam negeri, starategi pemerintah untuk menahan gejolak global dengan meningkatkan aktivitas ekonomi melalui sektor perpajakan juga menjadi katalis positif rupiah.

Ibrahim menilai strategi tersebut kemungkinan akan membuat arus dana masuk ke Indonesia hingga akhir pekan cukup tinggi. Oleh karena itu, dia memprediksi rupiah masih akan menguat terbatas pada perdagangan Jumat (6/9/2019) di kisaran Rp14.130 per dolar AS hingga Rp14.185 per dolar AS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kurs Rupiah
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top