Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bayar Utang, Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Bakal Jual Aset

PT Solusi Bangun Indonesia berencana akan melakukan divestasi pada aset-aset yang dimiliki perseroan guna memperbaiki struktur utang saat ini.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  18:26 WIB
Aktivitas pekerja Semen Indonesia di Packing Plant Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (11/12/2018). - Bisnis/Peni Widarti
Aktivitas pekerja Semen Indonesia di Packing Plant Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (11/12/2018). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, JAKARTA — PT Solusi Bangun Indonesia berencana akan melakukan divestasi pada aset-aset yang dimiliki perseroan guna memperbaiki struktur utang saat ini.

Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia Aulia Mulki Oemar menjelaskan bahwa selain memperbaiki kinerja perseroan, penjualan aset menjadi salah satu opsi yang akan dilakukan perseroan.

“Melihat fix aset yang dimiliki pada tahun ini cukup besar, seperti aset tanah, akan kami coba divestasi untuk mengecilkan utang ke depan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Direktur Solusi Bangun Indonesia Agung Wiharto menambahkan bahwa aset yang akan dijual tersebut merupakan aset-aset yang dinilai tidak produktif terhadap kinerja perseroan.

Adapun, pada tahun ini perseroan akan melego aset berupa tanah yang berada di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Dari divestasi tersebut kami perkirakan akan mendapatkan kurang lebih Rp100 miliar,” jelasnya.

Adapun hingga Mei 2019, emiten berkode saham SMCB tersebut memiliki utang senilai Rp9 triliun. Agung mengatakan bahwa utang tersebut merupakan peninggalan dari PT Holcim Indonesia Tbk. sebelum diakuisisi oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. “Paling besar utangnya itu untuk pembangunan pabrik di Tuban dan di Lognga,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten solusi bangun indonesia
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top