5 Berita Populer Market, MPMX Tebar Dividen Rp2,11 Triliun dan INDR Bagi Dividen Rp340 per Saham

Kabar Mitra Pinasthika Mustika yang memutuskan untuk menebar dividen final senilai Rp2,11 triliun atas laba bersih perseroan 2018 jadi berita terpopuler kanal Market Selasa (28/5/2019).
5 Berita Populer Market, MPMX Tebar Dividen Rp2,11 Triliun dan INDR Bagi Dividen Rp340 per Saham Oliv Grenisia | 28 Mei 2019 17:48 WIB
5 Berita Populer Market, MPMX Tebar Dividen Rp2,11 Triliun dan INDR Bagi Dividen Rp340 per Saham
Mekanik mendemonstrasikan penggunaan produk Honda Injector & Part Cleaner saat peluncurannya di Mitra Pinasthika Mulia Part Centre, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (23/2/2018). - JIBI/Wahyu Darmawan

1. Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Tebar Dividen Rp2,11 Triliun

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. memutuskan untuk menebar dividen final senilai Rp2,11 triliun atas laba bersih perseroan 2018.

Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar perseroan, Senin (27/5/2019), memutuskan membagikan dividen final tunai senilai Rp480. Baca selengkapnya di sini

2. Indo-Rama Synthetics (INDR) Bagi Dividen Rp340 per Saham

Emiten produsen polyester dan tekstil PT Indo-Rama Synthetics Tbk. membagikan dividen senilai Rp340 per saham atau US$15 juta untuk tahun buku 2018.

Hal ini ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan yang digelar pada Senin (27/5/2019). Ada 5 agenda yang dibahas, termasuk penggunaan laba bersih. Baca selengkapnya di sini

3. Belum Serahkan Laporan Keuangan, PLN Dapat Peringatan Ketiga

PT Bursa Efek Indonesia memberikan sanksi peringatan tertulis ketiga terhadap PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN akibat belum melaporkan kinerja keuangan 2018.

Dalam keterbukaan informasi Selasa (28/5/2019), Divisi Penilaian BEI menyampaikan surat pengenaan sanksi peringatan tertulis ketiga kepada PLN. Baca selengkapnya di sini

4. Insentif PPN 10 Persen Bikin Beban Pengembang Bertambah?

Kalangan pengembang menilai insentif fiskal yang diberikan oleh pemerintah untuk mendorong penjualan rumah sederhana dengan membebaskan dari PPN, malah menambah beban.

Managing Director PT Ciputra Development Tbk. Harun Hajadi menuturkan, bila pemerintah ingin memberikan insentif PPN 10% untuk pembelian rumah di bawah Rp200 juta, kontraktor yang membangun juga seharusnya diberikan insentif juga. Baca selengkapnya di sini

5. Empat Anak Usaha M Cash (MCAS) Akan IPO di 2019

Empat anak usaha PT M Cash Integrasi Tbk. rencananya akan melenggang ke pasar modal pada tahun ini.

Managing Director MCAS, Jahja Suryandy mengatakan tahun perseroan menargetkan minimal ada tiga anak usaha yang melaju sebagai perusahaan publik. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top