Jelang Rilis Data Neraca Perdagangan, Harga SUN Bergerak Terbatas

MNC Sekuritas memprediksikan harga surat utang negara (SUN) pada Rabu (15/5/2019) cenderung bergerak terbatas di tengah pelaku pasar yang masih menantikan rilisnya data perekonomi domestik.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  09:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- MNC Sekuritas memprediksikan harga surat utang negara (SUN) pada Rabu (15/5/2019) cenderung bergerak terbatas di tengah pelaku pasar yang masih menantikan rilisnya data perekonomian domestik.

Analis MNC Sekuritas I Made Adi Saputra memperkirakan bahwa neraca perdagangan untuk periode April 2019 akan mengalami defisit sebesar US$509 juta. Selain itu, pada 16 Mei 2019 besok, Bank Indonesia juga akan merilis data suku bunga acuannya (7DDR rate). 

Dia juga memproyeksikan bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya pada level 6,00%. 

Menurutnya, dengan adanya sejumlah rilis data perekonomian domestik pada pekan ini, para pelaku pasar akan cenderung menahan diri dan melihat data yang akan disampaikan oleh Badan pusat Statistik dan Bank Indonesia tersebut.

Adanya kombinasi dari beberapa faktor tersebut, dia menyarankan kepada investor untuk tetap mencermati arah pergerakan harga SUN dengan fokus kepada pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS  

"Peluang turunnya harga di pasar sekunder dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan pembelian di harga rendah," jelasnya melalui riset Rabu (15/5/2019).

Berikut merupakan beberapa seri yang tepat dengan beberapa kondisi tersebut: FR0053, FR061, FR0063, FR0056, FR0059, FR0058, FR0074 dan FR0068.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara, pasar obligasi

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top