MNC Sekuritas : Sentimen Positif Pemilu Berpotensi Lanjutkan Penguatan SUN

MNC Sekuritas memperkirakan bahwa harga surat utang negara atau SUN di pasar sekunder pada hari ini, Senin (22/4/2019) masih akan berpeluang mengalami kenaikan yang dipicu oleh sentimen positif dari pelaksanaan pemilihan presiden 2019. 
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 22 April 2019  |  10:10 WIB
MNC Sekuritas : Sentimen Positif Pemilu Berpotensi Lanjutkan Penguatan SUN
Ilustrasi - Bisnis.com
Bisnis.com, JAKARTAMNC Sekuritas memperkirakan bahwa harga surat utang negara atau SUN di pasar sekunder pada hari ini, Senin (22/4/2019) masih akan berpeluang mengalami kenaikan yang dipicu oleh sentimen positif dari pelaksanaan pemilihan presiden 2019. 
I Made Adi Saputra, Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas, mengatakan bahwa hasil perhitungan cepat dari pemilihan presiden 2019 telah memberikan indikasi kepada pasangan calon incumbent, meskipun hasil akhir dari keputusan Komite Pemilihan Umum (KPU) baru akan disampaikan pada pertengahan Mei 2019 mendatang. 
Di samping itu, para pelaku pasar juga akan menantikan disampaikannya kebijakan Bank Indonesia lewat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada pertengahan pekan ini, di mana pihaknya mengestimasikan bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya pada level 6,00%.
"Dari beberapa kondisi diatas, maka kami menyarankan untuk fokus kepada surat utang dengan tenor menengah dan panjang untuk memanfaatkan momentum kenaikan harga di tengah beberapa sentimen positif yang terjadi," katanya melalui riset harian, Senin (22/4/2019).
"Para pelaku pasar kami sarankan untuk tetap mencermati perubahan harga surat utang dengan memperhatikan perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika selama sesi perdagangan hari ini," lanjutnya.
Made mengatakan, beberapa seri yang tampaknya cukup berpotensi untuk diperdagangkan di antaranya adalah : FR053, FR061, FR0063, FR0070, FR0056, dan FR0071.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara, pasar obligasi

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup