PASAR OBLIGASI: Potensi Penguatan Kembali Terbuka, Perhatikan SUN Seri Benchmark

Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan bahwa pada awal pekan ini, Senin (22/4/2019) harga surat utang negara atau SUN berpotensi kembali menguat.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 22 April 2019  |  10:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan bahwa pada awal pekan ini, Senin (22/4/2019) harga surat utang negara atau SUN berpotensi kembali menguat.

Dhian Karyantono, analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan bahwa bauran katalis positif dari global maupun domestik tampaknya bisa mendukung kenaikan harga SUN hari ini. 

Dari global, tekanan bagi harga SUN melalui transmisi rupiah yang berasal dari indeks dolar AS memang masih cukup besar seiring dengan naiknya minat investor terhadap mata uang safe haven dolar AS pasca buruknya estimasi awal data PMI manufaktur Euro dan Jerman per April 2019. 

Meski demikian, berdasarkan pada perkembangan pasar modal global terakhir, indeks dolar AS yang sebelumnya cukup stabil pada kisaran 97,47 poin perlahan turun pada kisaran 97,38 poin pasca-rilis data sektor properti AS yang tidak terlalu bagus. 

Hal tersebut, utamanya tercermin dari rilis data izin pendirian bangunan AS (US building permit) per Maret 2019 yang mengalami pertumbuhan negatif sebesar 1,70% (MoM) di mana angka tersebut sedikit membaik dari level sebelumnya dengan kontraksi sebesar 2,00% (MoM), tetapi di luar ekspektasi pasar dengan pertumbuhan positif sebesar 0,30% (MoM). 

Sementara itu, sentimen positif domestik berasal dari meningkatnya likuiditas investor pasca-jatuh tempo obligasi FR0069 dan turunnya ketidakpastian pascapemilu 2019 utamanya pilpres 2019. 

Sentimen positif domestik juga didukung dengan mulai normalnya aktivitas pasar pasca serangkaian libur pasar pekan lalu.

Dhian masih merekomendasikan investor untuk fokus pada perdagangan SUN seri benchmark FR0077, FR0078, dan FR0068 dengan aksi hold hingga buy hari ini. 

Hal tersebut, selain didasarkan pada proyeksi kenaikan harga SUN hari ini juga didasarkan pada proyeksi kenaikan incoming bids dalam lelang SUN esok hari dibandingkan dengan lelang SUN sebelumnya.

"Untuk long-term trading, kami masih merekomendasikan investor untuk buy FR0059, FR0058, FR0065, FR0075, FR0079, dan FR0076," katanya melalui riset harian, Senin (22/4/2019).

Berikut ini proyeksi rentang pergerakan harga dan imbal hasil seri-seri acuan SUN hari ini: 

FR0063 (15 Mei 2023): 95,30 (6,97%) - 95,55 (6,90%)
FR0077 (15 Mei 2024): 104,35 (7,09%) - 104,70 (7,00%)
FR0064 (15 Mei 2028): 90,65 (7,57%) - 91,15 (7,49%)
FR0078 (15 Mei 2029): 104,60 (7,59%) - 105,25 (7,50%)
FR0065 (15 Mei 2033): 88,25 (8,03%) - 88,70 (7,98%)
FR0068 (15 Maret 2034): 103,25 (8,00%) - 103,70 (7,95%)
FR0075 (15 Mei 2038): 93,50 (8,18%) - 94,00 (8,12%)
FR0079 (15 April 2039): 102,20 (8,15%) - 102,90 (8,08%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara, pasar obligasi

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup