5 Berita Populer Market, Ini Penyebab Laba GMFI Tergerus dan PT Pelindo II akan IPO Mei 2019

Kabar laba bersih emiten jasa perawatan maskapai PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. yang justru mengalami penurunan pada 2018 jadi berita terpopuler kanal Market malam ini, Selasa (19/2/2019)
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  18:14 WIB
5 Berita Populer Market, Ini Penyebab Laba GMFI Tergerus dan PT Pelindo II akan IPO Mei 2019
Dirut PT. Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia Tbk Iwan Joeniarto (kanan) berjabat tangan dengan CEO Ethiopian Airlines, Tewolde Gebremariam, seusai penandatanganan kerja sama di sela-sela Forum Indonesia Afrika (IAF) 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (11/4/2018). - ANTARA - Nyoman Budhiana

1. KINERJA 2018: Beban Material Meningkat, Laba Garuda Maintenance (GMFI) Tergerus

Kendati membukukan kenaikan pendapatan, laba bersih emiten jasa perawatan maskapai PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. justru mengalami penurunan pada 2018.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan Jumat (15/2/2019) malam, emiten dengan kode saham GMFI tersebut membukukan pendapatan US$470,09 juta pada 2018, baca selengkapnya di sini

2. Mei 2019, PT Pelabuhan Tanjung Priok Lepas 30% Saham ke Publik. Elvyn: Ini Barang Bagus

PT Pelabuhan Tanjung Priok, anak usaha dari PT Pelindo II, akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada Mei tahun ini.

Jumlah saham yang akan dilepas di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut mencapai 30%. Baca selengkapnya di sini

3. Pemesanan ST003 Baru Capai Rp2,73 Triliun, Ini Komentar Analis

Pemesanan investor atas instrumen surat berharga negara untuk investor ritel jenis sukuk tabungan seri ST-003 sudah mencapai Rp2,73 triliun hingga Selasa (19/2/2019) pukul 13.30 WIB.

Artinya, tinggal sehari lagi masa pemasaran yang tersisa. Baca selengkapnya di sini

4. Persediaan Biji Kakao Dunia Turun 91.000 Ton

Persediaan biji kakao global mencapai 1,48 juta ton pada periode 2017/2018.

Jumlah tersebut turun sebanyak 91.000 ton dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar 1,57 juta ton. Baca selengkapnya di sini

5. Mandat MTN Capai Rp9,85 Triliun

PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo masih mengantongi mandat pemeringkat instrumen medium term notes (MTN) yang cukup tinggi hingga Senin (18/2/2019) mencapai Rp9,85 triliun atau 35% dari total mandat yang dikantongi Pefindo Rp28,09 triliun.

Berdasarkan data update mandat pemeringkatan Pefindo, berdasarkan jenis instrumennya, baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top