Omzet Melejit 113,85%, Kerugian DWGL Turun Drastis 96,37%

Emiten perambangan batu bara PT Dwi Guna Lestari Tbk. berhasil menekan kerugian perseroan secara signifikan sepanjang tahun lalu setelah kinerja minus emiten tersebut sempat membengkan pada 2017.
Dara Aziliya | 08 Februari 2019 16:37 WIB
Batu bara - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten perambangan batu bara PT Dwi Guna Lestari Tbk. berhasil menekan kerugian perseroan secara 96,37% sepanjang tahun lalu setelah kinerja minus emiten tersebut sempat membengkak pada 2017. Kenaikan omzet sebesar 113,85% membuat kerugian emiten berkode DWGL turun drastis.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan sandi DWGL tersebut membukukan rugi neto yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp30,91 miliar pada tahun lalu.

Nilai turun signifikan sebesar 96,37% dibandingkan rugi bersih perseroan pada 2017 yang mencapai Rp850,89 miliar.

Pada 2018 lalu, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan usaha sebesar 113,85% ke level Rp1,44 triliun, dari tahun sebelumnya yang hanya Rp672,88 miliar. Pada 2018, perseroan pun akhirnya berhasil membukukan laba bruto sebesar Rp98,97 miliar setelah pada tahun sebelumnya menderita rugi bruto sebesar Rp12,41 miliar.

Secara rinci, perseroan membukukan total beban operasi sebesar Rp75,55 miliar, turun signifikan 74% dibandingkan 2017 yang mencapai Rp290,69 miliar. Penurunan ini terutama ditopang oleh beban umum dan administrasi perseroan yang menyentuh Rp68,02 miliar pada 2018, atau turun 76,2% dari posisi tahun sebelumnya yaitu Rp290,69 miliar.

Alhasil, perseroan pun mengantongi laba operasi sebesar Rp23,42 miliar pada 2018, setelah pada tahun sebelumnya masih rugi operasi sebesar Rp303,11 miliar.

Adapun, DWGL merupakan entitas cucu emiten tambang PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk. (CNKO) yang pada tahun lalu turut membukukan perbaikan kinerja meski masih menderita rugi.

Tag : batu bara
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top