Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mega Manunggal Property (MMLP) Hilangkan Direktur Independen

Emiten pergudangan, PT Mega Manunggal Property Tbk. menghilangkan posisi direksi independen untuk merespons aturan pasar modal.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 31 Januari 2019  |  12:58 WIB
Ilustrasi - mmproperty.com
Ilustrasi - mmproperty.com

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pergudangan, PT Mega Manunggal Property Tbk. menghilangkan posisi direksi independen untuk merespons aturan pasar modal.

Sekretaris Perusahaan PT Mega Manunggal Property Tbk. Khrisna Daswara mengungkapkan, rapat umum pemegang luar biasa (RUPSLB) telah menyetujui perubahan sususan anggota komisaris dan direksi dalam rangka penataan kembali. Pascarapat ini, emiten bersandi saham MMLP ini melakukan pengurangan jumlah direksi.

Saat ini, jajaran direksi MMLP adalah Direktur Utama MMLP Bonny Budi Setiawan dan Direktur MMLP Loa Siong Lie. Adapun Direktur Independen MMLP Timothy Eugene Alamsyah sudah tak menjabat lagi di jajaran direksi.

“Saat ini, kami hanya ada dua direktur dari sebelumnya, tiga direktur,” ungkapnya usai RUPSLB, Kamis (31/1/2019).

Khrisna mengatakan, pengurangan jumlah jajaran direksi bertujuan untuk menata kembali fokus perseroan. Selain itu, RUPSLB ini juga merespons beleid yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia yang meniadakan peran direktur independen. 

Hal itu tertuang dalam aturan Bursa Efek Indonesia, yang tertuang di dalam Peraturan Nomor 1-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat. Meskipun dalam peraturan tersebut sudah tidak lagi secara eksplisit diatur tentang direktur independen dan komisaris independen, tetapi seluruh peraturan bursa tetap mengacu pada peraturan OJK tentang kewajiban perusahaan publik dan emiten.

Bila mengacu pada ketentuan OJK, posisi komisaris independen tetap dipertahankan. Demikian juga fungsi internal audit dan komite audit tetap dipertahankan. Justru fungsi-fungsi ini kini semakin diperkuat.

IGD Nyoman Yetna Setya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, sebelumnya mengatakan, ketentuan tentang direktur independen diatur oleh bursa pada 2004 lalu guna melindungi kepentingan investor publik, sehingga pengawasan emiten menjadi lebih ketat.

Namun, kini setelah 14 tahun berlalu, berbagai peraturan lain untuk melindungi kepentingan investor publik sudah diterbitkan, sehingga fungsi yang semula dijalankan direktur independen sudah tidak lagi diperlukan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten Mega Manunggal Property
Editor : Riendy Astria

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top