Gencatan Senjata Perang Dagang Hingga IHSG Melejit

Berita terpopuler di kanal market Bisnis.com pagi ini membahas potensi saham bank, telko, dan manufaktur di poles sampai akhir tahun sampai gencatan senjata perang dagang bisa menggairahkan pasar modal. IHSG pun dibuka melejit 1% pada hari ini.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 03 Desember 2018  |  10:00 WIB
Gencatan Senjata Perang Dagang Hingga IHSG Melejit
Donald Trump dan Xi Jinping bertemu di KTT G20. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Berita terpopuler di kanal market Bisnis.com pagi ini membahas potensi saham bank, telko, dan manufaktur di poles sampai akhir tahun sampai gencatan senjata perang dagang bisa menggairahkan pasar modal. IHSG pun dibuka melejit 1% pada hari ini.

Berikut lima berita terpopuler Bisnis.com dari kanal market pagi ini.

Bersiap Saham Bank, Telko, dan Manufaktur 'Dipoles' Akhir Tahun

Saham emiten dengan kapitalisasi pasar jumbo alias big caps akan mendapatkan berkah dari window dressing tahun ini antara lain sektor perbankan, telekomunikasi, dan manufaktur.

Head Investment Avrist Asset Management Farash Farich memperkirakan, emiten telekomunikasi yang akan kejatuhan durian runtuh dalam siklus perbaikan pasar pada akhir tahun adalah Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan di sektor manufaktur adalah PT Astra International Tbk. (ASII). Selengkapnya bisa klik link ini

Semen Indonesia Klaim Rasio Utang Terjaga Jelang Akuisisi Holcim Indonesia 


PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) mengklaim rasio utang perseroan tetap terjaga apabila akuisisi kepemilikan saham PT Holcim Indonesia Tbk. dari Holderfin B.V dieksekusi.

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia, Agung Wiharto menjelaskan perseroan telah melakukan kajian sebelum memutuskan untuk mencaplok saham Holdefin B.V di Holcim Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya meyakini kondisi keuangan perseroan akan tetap baik setelah mengeksekusi akuisisi tersebut. Selengkapnya bisa klik link ini

Hoki Jaga Margin Laba Bersih

PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) tetap mempertahankan net profit margin pada kisaran 6%-7% hingga akhir tahun, dengan menyediakan inventory pada musim hujan.

Investor Relation Buyung Poetra Sembada Dion Surijata mengungkapkan, saat musim hujan seperti ini, biasanya terjadi kenaikan gabah kering giling, tren yang terjadi di akhir tahun ini telah diantisipasi oleh perseroan.  Selengkapnya bisa klik link ini

Gencatan Senjata Perang Dagang Gairahkan Pasar Modal

Periode 'gencatan senjata' dalam perang dagang akan menimbulkan gairah baru bagi pasar modal Indonesia.

Analis FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menuturkan pasar modal Indonesia sempat terkena sentimen negatif dari perang dagang. 'Gencatan senjata' ini akan membuat pasar modal lebih sehat dan bergairah. Selengkapnya bisa klik link ini

Pembukaan Pada Awal Desember, IHSG Menguat 1,02%

Sejumlah analis memprediksi pelemahan IHSG berlanjut di awal pekan ini, pascaditutup turun akhir pekan kemarin.

Binaartha Sekuritas kembali memproyeksikan IHSG bergerak melemah lanjutkan penurunan di akhir pekan lalu.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutaknpada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support. Selengkapnya bisa klik link ini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, perang dagang AS vs China

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top