Private Placement, Sillo Maritime Perdana (SHIP) Bakal Tambah Armada Kapal

Emiten pelayaran pengangkutan migas, PT Sillo Maritime Perdana Tbk. akan menambah sejumlah armada kapal baru pada tahun ini dengan menggunakan dana yang diperoleh perseroan melalui proses private placement.
Dara Aziliya | 15 April 2018 15:45 WIB
Direktur Utama PT Sillo Maritime Perdana Tbk Edi Yosfi (tengah), Direktur Keuangan Herjati (kedua kanan), Direktur Operasional Sumanto Hartanto (kanan), Komisaris Utama Sutanto (kedua kiri) dan Komisaris Independen Djunggu Sitorus (kiri), menjelaskan kepada wartawan armada yang dimiliki, disela Paparan Publik, di Jakarta, Rabu (3/5). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pelayaran pengangkutan migas, PT Sillo Maritime Perdana Tbk. akan menambah sejumlah armada kapal baru pada tahun ini dengan menggunakan dana yang diperoleh perseroan melalui proses private placement.

Sillo Maritime Perdana berencana melepas sebanyak-banyaknya 219.790.000 saham baru untuk melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berpeluang meraup dana Rp170,99 miliar.

Sekretaris Perusahaan Sillo Maritime Perdana Nadya Victaurine menyampaikan dana hasil private placement tersebut akan digunakan untuk penyertaan modal pada entitas anak perseroan yaitu PT Suasa Benua Sukses yang juga merupakan perusahan pelayaran angkutan minyak dan gas.

“Saat ini belum kami tentukan berapa banyak yang akan dibeli perusahaan, yang jelas lebih dari satu unit. Selain itu, dananya akan kami gunakan untuk memberkuat struktur modal Suasa Benua Sukses,” ungkap Nadya saat dikonfirmasi Bisnis.com, baru-baru ini.

Nadya mengungkapkan perusahaan akan memastikan berapa banyak belanja kapal pada tahun ini setelah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 21 Mei 2018.

Adapun, investor strategis private placement SHIP adalah pemegang saham perseroan yaitu Goldenheaven Orima Investama.

“Pihak yang akan mengambil bagian atas saham-saham yang akan dikeluarkan dalam PMTHMETD adalah salah satu pemegang saham perseroan yaitu GPI, dengan kepemilikan saham 40% sehingga pelaksanaan PMTHMETD ini merupakan suatu transaksi afiliasi,” ungkap perseroan pada keterbukaan informasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sillo maritime perdana

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top