Bisnis.com, JAKARTA – Indeks dolar AS terus bergerak di zona merah bahkan terdepak keluar dari level 90 pada perdagangan pagi ini, Rabu (24/1/2018), sejalan dengan berlanjutnya apresiasi mata uang yen Jepang.
Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,15% atau 0,134 poin ke level 89,990 pada pukul 10.36 WIB.
Sebelumnya indeks dolar dibuka turun tipis 0,031 poin atau 0,03% di level 90,093, setelah pada perdagangan Selasa (23/1) berakhir dengan pelemahan 0,31% atau 0,277 poin di posisi 90,124.
Sementara itu, nilai tukar yen pagi ini terpantau menguat 0,32% atau 0,35 poin ke level 109,95 per dolar AS pada pukul 10.46 WIB, setelah pada perdagangan Selasa (23/1) berakhir terapresiasi 0,57% di posisi 110,30.
Dilansir Reuters, dolar melemah terhadap yen akibat tertekan meningkatnya kekhawatiran bahwa keuntungan imbal hasil mata uang AS akan mulai terkikis saat bank-bank sentral utama di dunia mengambil langkah mengurangi stimulus masif mereka.
Yen telah menguat dalam beberapa pekan terakhit, setelah Bank of Japan (BOJ) mengurangi pembelian obligasi pemerintah dalam operasi pasar awal bulan ini, sehingga memicu spekulasi bahwa bank sentral Jepang tersebut akan mencabut stimulus moneternya.
Menurut para analis, spekulasi semacam itu memberi angin segar bagi yen, bahkan setelah Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda pada Selasa (23/1) menekan pentingnya untuk melanjutkan pelonggaran moneter.
“Dilema di sini bagi Bank of Japan adalah bagaimana melunakkan ekspektasi investor. Hal ini menjadi isu selain tren negatif sendiri pada dolar,” ujar Stephen Innes, head of trading di Asia Pacifik untuk Oanda, seperti dikutip dari Reuters.
Selain memantau langkah BOJ, para investor juga menantikan pertemuan European Central Bank (ECB) pada Kamis (25/1) waktu setempat demi mendapatkan petunjuk prospek kebijakan moneternya.
Posisi indeks dolar AS
24/1/2018 (Pk. 10.36 WIB) | 89,990 (-0,15%) |
23/1/2018 | 90,124 (-0,31%) |
22/1/2018 | 90,401 (-0,19%) |
19/1/2018 | 90,572 (+0,08%) |
18/1/2018 | 90,498 (-0,05%) |