Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA MINYAK: Bertahan di Atas US$41/Barel, Stok di AS Diproyeksikan Naik

Perdagangan kontrak minyak WTI ditutup turun 0,17% ke US$41,45 per barel, sedangkan Brent bergerak naik 0,07% ke US$41,57 per barel pada pukul 04.21 WIB.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 23 Maret 2016  |  05:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak bertahan di atas US$41 per barel di New York di tengah tekanan spekulasi kenaikan stok minyak mentah di Amerika Serikat.

Perdagangan kontrak minyak WTI ditutup turun 0,17% ke US$41,45 per barel, sedangkan Brent bergerak naik 0,07% ke US$41,57 per barel pada pukul 04.21 WIB.

Harga minyak cenderung stagnan setelah sempat merosot hingga 1,8% beberapa saat setelah ledakan bom di bandara udara dan stasiun kereta bawah tanah di Brussels, Belgia.

“Pada awalnya pasar komoditas beraksi terhadap teror di Brussels. Namun, pelemahan hanya sesaat. Pasar didukung banyak sentimen positif,” kata John Kilduff dari Again Capital LLC kepada Bloomberg.

Tekanan terhadap pergerakan harga minyak justru muncul di penghujung perdagangan dari spekulasi kenaikan stok minyak mentah AS sebanyak 8,8 juta barel pada pekan lalu. Kenaikan tersebut membuat stok di AS semakin melimpah meskipun sudah berada di volume terbanyak dalam 86 hari terakhir.

Adapun survei Bloomberg memproyeksikan kenaikan stok sebanyak 2,53 juta barel per pekan lalu. Kenaikan stok minyak mentah diiringi oleh penurunan stok bensis sebanyak 2,2 juta barel. Konsumsi BBM di AS tercatat sebanyak 9,36 juta barel dalam 4 minggu terakhir, level konsumsi tertinggi dalam 10 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga minyak brent harga minyak mentah wti
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top