Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EMERGING MARKETS: Menguat Terdorong Spekulasi The Fed dan Rebound Minyak

Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,9% ke level 714,47 di New York. Dari 10 indeks sektoral, sebanyak 9 indeks sektoral menguat dipimpin oleh kenaikan 1,8% pada sektor energi.
Indeks emerging markets bertahan menguat/ilustrasi
Indeks emerging markets bertahan menguat/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks emerging markets bertahan menguat usai rapat FOMC di tengah sentimen positif dari penguatan harga minyak dunia.

Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,9% ke level 714,47 di New York. Dari 10 indeks sektoral, sebanyak 9 indeks sektoral menguat dipimpin oleh kenaikan 1,8% pada sektor energi.

Pergerakan harga minyak mentah dan spekulasi perubahan kebijakan The Fed menjadi sentimen utama pergerakan saham dan kurs negara berkembang pada perdagangan kemarin.

Minyak Brent mempertahankan laju penguatan, bergerak menguat 3,62% ke US$32,95 per barel pada pukul 05.05 WIB. Minyak WTI naik 2,26% ke US$32,16 per barel.

Gejolak pasar dan ekonomi global memicu spekulasi The Fed akan mengambil sikap yang lebih dovish dalam rapat kebijakan moneter Januari. Namun, rapat FOMC yang berakhir usai sebagian besar pasar negara berkembang tutup menunjukkan sikap The Fed relatif tidak berubah.

Bank sentral AS tersebut mempertahankan Fed Fund Rate pada level yang sama dan menyatakan tetap berencana menaikkan suku bunga AS tersebut dengan bertahap (gradual) pada 2016 sambil memperhatikan dampak gejolak di pasar global terhadap ekonomi AS.

Indeks bursa saham di Korea Selatan, Rusia, Timur Tengah dan Filipina naik lebih dari 1,4%. Indeks Shanghai masih tertekan, melemah 0,5% setelah sempat jatuh hingga 4,1%.

Ringgit menguat tajam memimpin apresiasi mayoritas kurs negara berkembang. Mata uang Malaysia tersebut menguat 0,9% terdorong kenaikan harga minyak pada Selasa dan ekspektasi stabilitas politik setelah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dinyatakan bebas dari tuduhan korupsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper