Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditanya Soal Kebakaran Lahan, Manajemen Austindo Bungkam

Manajemen PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. enggan berkomentar panjang terkait kebakaran area perkebunan seluas 365 hektare yang baru saja terjadi.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 21 Oktober 2015  |  20:32 WIB
Kepulan asap akibat pembakaran lahan di kaki Gunung Nilo terlihat dari Desa Sungai Tebal, Lembah Masurai, Merangin, Jambi, Selasa (20/10). - Antara
Kepulan asap akibat pembakaran lahan di kaki Gunung Nilo terlihat dari Desa Sungai Tebal, Lembah Masurai, Merangin, Jambi, Selasa (20/10). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Manajemen PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. enggan berkomentar panjang terkait kebakaran area perkebunan seluas 365 hektare yang baru saja terjadi.

Seperti diketahui, anak usaha perseroan PT Kayung Agro Lestari mengalami kebakaran lahan di 11 area pada September lalu yang terletak di kawasan Ketapang, Kalimantan Barat.

Saat itu emiten dengan kode saham ANJT tersebut menyatakan telah berhasil memadamkan keseluruhan api yang melanda perkebunan perseroan. Adapun luas area terbakar yang paling besar terjadi di samping perkebunan perseroan.

Terkait dengan hal itu, Direktur Utama ANJT Istini Tatiek Siddharta hanya memberikan jawaban singkat. Dia mengkalim kebakaran yang terjadi tidak akan memengaruhi kinerja perseroan.

"Enggak," katanya sambil berlalu pergi usai rapat umum pemegang saham luar biasa, Rabu (21/10).

Jajaran direksi tidak mau menyebutkan perkembangan kinerja perseroan sampai saat ini termasuk serapan belanja modal dan perkembagan produksi minyak sawit. Perseroan memilih untuk diam.

Pada semester I/2015, ANJT membukukan laba US$ 167.653. Angka tersebut merosot 95,53% dari US$ 3,75 juta di periode yang sama tahun sebelumnya. Padahal pendapatannya hanya turun 13,28% dari US$ 83,3 juta ke posisi US$ 72,23 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

austindo
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top