Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Emas Comex Terjun Bebas Rp12.506/Gram, Jumat Pagi Ini

Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg turun signifikan pada awal perdagangan, Jumat (13/12/2013) pagi ini
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 13 Desember 2013  |  06:45 WIB
Harga Emas Comex Terjun Bebas Rp12.506/Gram, Jumat Pagi Ini
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg turun signifikan pada awal perdagangan, Jumat (13/12/2013) pagi ini.

Pada Kamis (12/12/2013) pada pukul 17.15 waktu New York atau Jumat pagi (13/12/2013) pukul 05.15 WIB, harga emas untuk kontrak Februari 2014 turun US$32,3/t.oz ke level US$1.224,9/gram.

Nilai tersebut setara dengan penurunan sebesar US$1,04/gram ke level US$39,38/gram.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis (12/12/2013) sebesar Rp12.025, maka harga emas terjun bebas Rp12.506/gram ke Rp473.544/gram.

Penurunan emas itu merupakan yang terbesar selama 10 pekan seiring kekhawatiran the Federal Reserve akan mengurangi pembelian obligasi setelah para pembuat kebijakan mencapai kesepakatan anggaran.

"Kesepakatan anggaran adalah faktor lain yang bisa membuat the Fed melakukan pemangkasan stimulus lebih cepat," ujar Jim Wyckoff, Senior Analyst Kitco Inc, seperti dikutip Bloomberg.

Lebih lanjut dia mengatakan bagusnya data-data ekonomi juga bisa memicu the Fed untuk mengimplementasikan pemangkasan lebih cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar Harga Emas Hari Ini Rupiah harga emas comex Harga Emas Hari Ini

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top