Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba HM Sampoerna Kuartal III/2013 Naik Tipis 1,62% Akibat Beban

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.membukukan pertumbuhan laba bersih 1,62% kuartal III/2013 seiring kenaikan beban yang lebih tinggi dari kenaikan pendapatan.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 01 November 2013  |  12:23 WIB
Laba HM Sampoerna Kuartal III/2013 Naik Tipis 1,62% Akibat Beban
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 1,62% sepanjang Januari-September 2013.

Kenaikan laba bersih yang tipis itu terjadi seiring dengan peningkatan sejumlah beban yang sedikit lebih besar dari kenaikan pendapatan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Jumat (1/11/2013) diketahui laba bersih produsen rokok itu tercatat Rp7,55 triliun, naik tipis dari Rp7,43 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan perseroan naik 12,86% menjadi Rp54,69 triliun dari Rp48,46 triliun. Namun, beban pokok penjualan naik lebih besar 15,27% menjadi Rp40,3 triliun dari Rp34,96 triliun. Sehingga, laba kotor naik tipis 6,67% ke Rp14,39 triliun dari Rp13,49 triliun.

Selain itu, beban usaha yang terdiri dari beban penjualan serta beban umum dan administrasi, juga naik 11,8% menjadi Rp3,98 triliun dari Rp3,56 triliun. Akibatnya, laba usaha naik 4,83% menjadi Rp10,41 triliun dari Rp9,93 triliun.

Per September 2013, total aset HM Sampoerna tercatat Rp27,07 triliun dengan posisi kas dan setara kas Rp99,39 miliar. Jumlah liabilitas perseroan tercatat Rp16,16 triliun, lebih tinggi dari jumlah ekuitas Rp10,91 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hm sampoerna hmsp kinerja keuangan
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top