Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI SUMBERDAYA: Kupon Bunga II Dibayar Rp23,56 Miliar

BISNIS.COM, JAKARTA—Anak perusahaan penyedia solusi ketenagalistrikan terpadu PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Sumberdaya Sewatama, telah melakukan transfer pembayaran kupon bunga obligasi konvensional dan sukuk ijarah Sumberdaya Sewatama I 2012
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 10 Juni 2013  |  20:35 WIB
OBLIGASI SUMBERDAYA: Kupon Bunga II Dibayar Rp23,56 Miliar
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Anak perusahaan penyedia solusi ketenagalistrikan terpadu PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Sumberdaya Sewatama, telah melakukan transfer pembayaran kupon bunga obligasi konvensional dan sukuk ijarah Sumberdaya Sewatama I 2012 senilai Rp23,56 miliar.

Direktur Utama Sumberdaya Sewatama N Hasto Kristiyono mengatakan itu merupakan pembayaran kedua yang dilakukan sejak diterbitkannya surat utang tersebut November tahun lalu.

Mengantongi rating pefindo “idA”, perseroan menawarkan obligasi konvensional dan sukuk ijarah dengan nilai nominal Rp1 triliun dan bunga sebesar 8,6% dan 9,6% dengan periode pembayaran selama 3 dan 5 tahun.

“Kami bersyukur penawaran surat berharga perseroan terserap oleh pasar sepenuhnya. Itu membuktikan komitmen kami untuk membayarkan kupon kedua kepada para investor pemegang obligasi dan sukuk sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (10/6/2013).

Dia menuturkan pihaknya telah melakukan pelaporan terhadap penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penawaran obligasi sesuai dengan rencana perseroan, yaitu untuk pembiayaan kembali (refinancing) dan penambahan modal usaha.

Posisi keuangan perseroan saat ini dinilai stabil dengan tercapainya pendapatan sesuai dengan target yang direncanakan untuk tahun 2012 dan arus kas (cashflow) yang lebih baik.

Tahun lalu pendapatan perseroan berhasil tumbuh 25% menjadi Rp1,274 triliun dari realisasi 2011, sesuai dengan rencana perseroan tahunan.

Hasto mengemukakan industri yang digeluti perseroan merupakan industri dengan pasar yang besar. Kebutuhan listrik di Indonesia diprediksi akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan masyarakat dan industri yang berkembang.

Dengan demikian, kebutuhan listrik yang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi kupon sumberdaya sewatama
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top