Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

NILAI TUKAR: Euro Melemah Terhadap Dollar AS

BISNIS.COM, JAKARTA--Nilai tukar Euro melemah karena Menteri Keuangan dari zona Eropa berkumpul di Brussels untuk memutuskan apakah Siprus sudah cukup melakukan hal untuk memenangkan bailout yang dibutuhkan untuk mencegah keruntuhan keuangan.Di pihak

BISNIS.COM, JAKARTA--Nilai tukar Euro melemah karena Menteri Keuangan dari zona Eropa berkumpul di Brussels untuk memutuskan apakah Siprus sudah cukup melakukan hal untuk memenangkan bailout yang dibutuhkan untuk mencegah keruntuhan keuangan.

Di pihak lain, bursa berjangka AS sedikit berubah.

Berdasarkan data Bloomberg, Euro turun 0,7% melawan dollar AS pada pekan lalu, terdalam sejak 1 Maret dan naik 1,5% terhadap Yen karena pejabat membahas penyelamatan sistem perbankan Siprus dan data yang menunjukkan ekonomi di kawasan yang memiliki satu mata uang itu sedang memburuk.

Mata uang bersama itu tergelincir 0,2% ke level US$1,2966 hingga pukul 9.07 pagi waktu Sydney dan jatuh terhadap 11 dari 16 mata uang yang dilacak oleh Bloomberg.

Sementara itu, indeks S&P 500 berjangka sedikit berubah sedangkan indeks Jepang Nikkei 225 berjangka dan Australia ASX 200 berjangka masing-masing naik 0,5%.

Di pihak lain, harga emas dan palladium menguat 0,1%.

Para pemimpin negara kepulauan Mediterania mencoba untuk menyepakati persyaratan untuk bailout senilai 10 miliar euro atau US$13 miliar dengan Menteri Keuangan zona eropa, bank sentral Eropa, dan IMF. Bank Sentral Eropa menetapkan batas waktu hari ini untuk kesepakatan yang akan menyerang, mengancam untuk memangkas dana darurat kepada Siprus.

"Ada sedikit kekecewaan bahwa tidak ada kesepakatan di Siprus, sehingga Euro melemah dan mendorong keuntungan untuk dollar AS," kata Mike Jones, Analis Mata Uang Bank of New Zealand di Wellington seperti dikutip Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Achmad Aris
Editor : Others
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper