Bisnis.com, JAKARTA — Komisaris PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) Djamal Attamimi bergabung sebagai Managing Director Honding investment Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Djamal duduk di kursi Managing Direktor Holding Investmen Danantara membantu Pandu Sjahrir bersama dengan Febriany Eddy, Riko Banardi dan Stefanus Ade Widjaja.
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan Perkasa Roeslani memastikan bahwa penunjukan pengurus Danantara telah melalui pemilihan secara selektif dan bebas dari kepentingan politis.
"Mungkin banyak yang tidak familiar karena ini nama-nama yang banyak berkecimpung di market dan mempunyai rekam jejak yang sangat baik," ujar Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/3/2025).
Rosan juga menyampaikan bahwa penunjukan pengurus Danantara telah melalui pemilihan secara selektif dan bebas dari kepentingan politis.
“Arahan Bapak Presiden [Prabowo Subianto] sudah jelas tidak ata titipan nama, jadi itu pegangan kami,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (24/3/2025).
Baca Juga
Menurutnya, Danantara berkomitmen membangun tata kelola secara profesional, dengan pemimpin-pemimpin terbaik yang siap membawa perubahan bagi Indonesia.
"Tentunya ini membutuhkan kerja keras yang tidak mudah. Namun, kami semua di jajaran Danantara berkomitmen untuk menjalankan tugas ini sebaik-baiknya," ujarnya.
Rosan pun mengaku optimistis bahwa para pemimpin yang terpilih merupakan tim terbaik yang mampu membawa perubahan signifikan ke depan.
“Kalau dalam dunia olahraga ada 'dream team', maka di Danantara, kami juga memiliki dream team yang siap bekerja keras untuk negeri ini,” katanya.
Sebagai infromasi, Djamal Attamimi diangkat menjadi komisaris TOBA berdasarkan Akta Nomor 86 tanggal 26 Mei 2017 yang dibuat di hadapan Notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan dan diangkat kembali berdasarkan Akta Nomor 109 tanggal 26 Agustus 2020 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta Selatan.
Dia juga pernah menjabat sebagai Managing Director, Head of Debt Origination Nomura Securities Singapore dan Managing Director di Deutsche Bank Singapore sebagai Co-head, Capital Markets & Treasury Solutions, Southeast Asia dan Head of Investment Banking, Indonesia.
Djamal tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris atau Direksi TOBA, namun memiliki afiliasi dengan Pemegang Saham utama dan pengendali.
Adapun, Djamal meraih gelar Sarjana Ekonomi dari University of California-Berkeley, Amerika Serikat dan Master of Business Administration dari Erasmus Universiteit, Rotterdam School of Management, di Rotterdam, Belanda.
Sebelumnya, Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) Pandu Patria Sjahrir menyerahkan surat pengunduran diri dari TOBA. Pengunduran diri ini diajukan Pandu Sjahrir setelah dilantik sebagai pengurus BPI Danantara.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur TOBA Alvin Firman Sunanda dan Direktur TOBA Juli Oktarina mengatakan TOBA telah menerima surat pemberitahuan pengunduran diri Pandu Sjahrir pada 24 Februari 2025, dari jabatannya sebagai Wakil Direktur Utama TOBA.
"Pengunduran diri tersebut akan efektif pada tanggal 24 Februari 2025," kata Alvin dan Juli, Senin (24/2/2025).
Manajemen TOBA juga menjelaskan pengunduran diri ini sehubungan dengan penunjukan atau pelantikan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Selanjutnya, TOBA akan memenuhi dan menjalankan ketentuan yang diatur dalam anggaran dasar perseroan, POJK 33/2014, dan POJK 15/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, untuk pelaksanaan RUPS. Meski demikian, TOBA belum mengumumkan kapan tepatnya RUPS tersebut akan dilakukan.
Berikut daftar pengurus Danantara
Board of Danantara
- Chief Executive Officer (CEO) Danantara: Rosan Roeslani
- Chief Operating Officer (COO) Danantara: Dony Oskaria
- Chief Investment Officer (CIO) Danantara: Pandu Sjahrir
Managing Director
- Managing Director/ Chief Economist: Reza Yamora Siregar
- Managing Director Legal: Robertus Bilitea
- Managing Director Risk and Sustainability: Lieng Seng Wee
- Managing Director Finance: Arief Budiman
- Managing Director Treasury: Ali Setiawan
- Managing Director Global Relation and Governance: Mohamad Al Arief
- Managing Director Stakeholders Management: Rohan Hafas
- Managing Director Internal Audit: Ahmad Hidayat
- Managing Director Human Resources: Sanjay Bhawarni
- Managing Director Head Office: Ivy Santoso
Dewan Pengawas/Supervisory Board:
- Erick Thohir
- Muliaman Hadad
- Para Menteri Koordinator dan Mensesneg
Dewan Pengarah:
- Joko Widodo
- Susilo Bambang Yudhoyono
Dewan Penasihat/Advisory Board:
- Ray Dalio
- Helman Sitohang
- Jeffrey Sachs
- F. Chapman Taylor
- Thaksin Shinawatra (Mantan PM Thailand)
Jajaran Komite
1. Komite Pengawasan
- Ketua PPATK
- Ketua KPK
- Ketua BPK
- Kapolri
- Jaksa Agung
2. Komite Manajemen Risiko :John Prasetio
- Komite Investasi dan Portofolio : Yip Kim
Holding Operational
- Managing Director SDM: Agus Dwi Handaya
- Managing Director Non Financial: Febriany Eddy
- Managing Director Risk: Riko Banardi
Holding Investment
- Managing Director Financial: Djamal Attamimi
- Managing DIrector Legal: Bono Daru Adji
- Managing Director Investment: Stefanus Ade Widjaja