Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Laba Pengelola SCTV dan Indosiar (SCMA) Terbang 185,78% Kuartal I/2024

Laba emiten pengelola saluran televisi SCTV dan Indosiar, PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) terbang 185,78% sepanjang kuartal I/2024 menjadi Rp190,50 miliar.
Laba emiten pengelola saluran televisi SCTV dan Indosiar, PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) terbang 185,78% sepanjang kuartal I/2024 menjadi Rp190,50 miliar./scm.co.id
Laba emiten pengelola saluran televisi SCTV dan Indosiar, PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) terbang 185,78% sepanjang kuartal I/2024 menjadi Rp190,50 miliar./scm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), selaku emiten pengelola saluran televisi SCTV dan Indosiar, membukukan peningkatan laba sebesar 185,78% secara tahunan dari posisi Rp66,66 miliar menjadi Rp190,50 miliar pada kuartal I/2024.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, peningkatan laba diikuti dengan naiknya pendapatan yang dibukukan perseroan. Sepanjang tiga pertama tahun ini, pendapatan bersih SCMA naik 14,89% year-on-year (YoY) menjadi Rp1,75 triliun.

Semua segmen pendapatan SCMA mengalami peningkatan. Pendapatan iklan, semisal, naik 11,54% YoY menjadi Rp1,77 triliun dan pendapatan lain-lain mencapai Rp303,31 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 32,83% YoY.

Pada saat bersamaan, beban program dan siaran mencatatkan peningkatan secara tahunan atau dari posisi Rp969,21 miliar menjadi Rp1,13 triliun pada kuartal I/2024. Artinya, beban yang dipikul perseroan melonjak 17,38% YoY.

Peningkatan beban dikontribusikan oleh biaya program dan amortisasi persediaan konten program yang meningkat 16,13% YoY menjadi Rp1,07 triliun.

Meski begitu, laba usaha SCMA sepanjang periode Januari-Maret 2024 tercatat meningkat 229,16% secara tahunan, atau dari posisi Rp65,20 miliar menjadi Rp214,62 miliar.

Setelah diakumulasikan dengan pendapatan dan beban lainnya, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp190,50 miliar, melesat 185,78% YoY. Laba per saham juga naik dari Rp1,05 menuju level Rp3,01 per lembar.

Hingga kuartal I/2024, aset SCMA juga meningkat 0,56% year-to-date (YtD) menjadi Rp11,11 triliun. Sementara itu, liabilitas terkoreksi 3,84% YtD menjadi Rp2,47 triliun, dan ekuitas mencapai Rp8,64 triliun atau naik 1,89% YtD.

Selain itu, saldo arus kas setara kas perseroan pada akhir periode Maret 2024 tercatat mengalami koreksi sebesar sebesar 82,2% YoY, atau dari Rp2,29 triliun menjadi Rp408,39 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper