Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investor Asing Buru Saham Prajogo Pangestu hingga GOTO jelang Libur Lebaran

Investor asing masih memborong saham GOTO hingga saham Prajogo pangestu seperti BRPT, BREN, TPIA di tengah aksi jual jelang libur Lebaran.
Investor asing masih memborong saham GOTO hingga saham Prajogo pangestu seperti BRPT, BREN, TPIA di tengah aksi jual jelang libur Lebaran. Bisnis/Arief Hermawan P
Investor asing masih memborong saham GOTO hingga saham Prajogo pangestu seperti BRPT, BREN, TPIA di tengah aksi jual jelang libur Lebaran. Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Investor asing masih memborong saham Prajogo pangestu seperti BRPT, BREN, TPIA di tengah aksi jual yang melanda pasar saham jelang libur Lebaran 2024.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini 1-5 April 2024 melemah 0,03%, menjadi 7.286,88 dari 7.288,81 pada penutupan pekan yang lalu. Investor asing pada Jumat (5/4/2024) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp3,76 triliun.

Sepanjang tahun 2024 investor asing masih mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp16,63 triliun. Namun, dalam sepekan net sell investor asing mencapai Rp11,41 triliun. 

Menurut data RTI, beberapa saham yang terpapar aksi jual investor asing sepekan ialah BBRI dengan net sell Rp1,9 triliun, BMRI Rp1,6 triliun, BBCA Rp1,3 triliun, TLKM Rp1,1 triliun, dan BBNI Rp868,6 miliar.

Selain menjual sahamnya, investor asing masih mencari beberapa saham perusahaan dan menjadi pilihan beli sepanjang pekan ini. Berikut adalah penjelasannya.

Pada posisi pertama ada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dengan nilai beli bersih Rp409,4 miliar. Sepanjang sepekan saham emiten Barito Grup milik Prajogo Pangestu ini naik 21,83% atau 1.250 poin ke posisi Rp6.975 per saham.

Di posisi kedua ada saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) dengan nilai beli bersih Rp342,5 miliar. Meskipun sempat mencatatkan kenaikan si sepanjang pekan ini, saham ritel ini berada di kondisi stagnan pada posisi Rp2.900 per sahamnya.

Posisi berikutnya dihuni oleh saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dengan nilai beli bersih Rp175,3 miliar. Sepanjang perdagangan minggu ini saham GoTo berhasil naik 4,55% atau 3 poin ke posisi Rp69 per saham.

Posisi selanjutnya ada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) dengan nilai beli bersih Rp116,0 miliar. Saham perusahaan tambang emas dan tembaga Grup Saratiga ini mencatatkan kenaikan 18,06% atau 410 poin ke posisi Rp2.680 per saham sepanjang pekan ini.

Di posisi berikutnya adalah saham BUMN yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi yaitu saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan nilai beli bersih Rp94,3 miliar. Sepanjang pekan ini saham PGAS naik 1,11% atau 15 poin ke posisi Rp1.370 per saham.

Posisi keenam ada saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dengan nilai beli bersih Rp64,4 miliar. Pekan ini emiten Group Barito yang bergerak di bidang penyediaan energi dan industry ini naik 7,80% atau425 poin ke posisi Rp5.875 per saham.

Pada posisi selanjutnya ada saham PT AKR Corpindo Tbk. (AKRA) dengan nilai beli bersih Rp42,5 miliar. Pekan ini saham AKRA mencatatkan kenaikan 4,12% atau 70 poin ke posisi Rp1.770 per sahamnya.

Posisi berikutnya masih dihuni oleh emiten Barito Group, yaitu saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dengan nilai beli bersih Rp39,7 miliar. Dalam sepekan saham induk Grup Barito ini berhasil naik 2,65% atau 25 poin ke posisi Rp970 per sahamnya.

Posisi kesembilan dihuni oleh saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) dengan nilai beli bersih Rp36,1 miliar. Pekan ini saham BSI tercatat naik 0,37% atau 10 poin ke posisi Rp2.730 per saham.

Posisi terakhir saham incaran investor asing sepekan ini dihuni oleh saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dengan nilai beli bersih Rp35,1 miliar. Saham perusahaan kongsi Grup Salim-Medco ini berhasil naik 2,91% atau 250 poin ke posisi Rp8.850 per saham. (Fasya Kalak Muhammad).

Daftar 10 Saham Favorit Investor Asing Sepekan (1–5/4/2024)

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (Rp409,4 miliar)
  2. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Rp342,5 miliar)
  3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (Rp175,3 miliar)
  4. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (Rp116,0 miliar)
  5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (Rp94,3 miliar)
  6. PT Barito Renewables Energy Tbk. (Rp64,4 miliar)
  7. PT AKR Corpindo Tbk. (Rp42,5 miliar)
  8. PT Barito Pacific Tbk. (Rp39,7 miliar)
  9. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (Rp36,1 miliar)
  10. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (Rp35,1 miliar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper