Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Menguat, Saham BMRI, ADRO, BRIS Cuan

IHSG dibuka di melemah tetapi bergerak ke zona hijau pada perdagangan hari ini, dengan penguatam Saham BMRI, ADRO, dan BRIS.
Investor memantau saham LQ45 di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Investor memantau saham LQ45 di PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di melemah tetapi bergerak ke zona hijau pada perdagangan hari ini, Rabu (27/3/2024). Saham BMRI, ADRO, dan BRIS menjadi saham-saham yang menguat hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka stagnan pada posisi 7.365,11. IHSG sempat bergerak di rentang 7.359-7.374 sesaat setelah pembukaan.

Tercatat, 175 saham menguat, 123 saham melemah, dan 217 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau menjadi Rp11.854 triliun.

Saham emiten bank pelat merah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi salah satu saham yang menguat dengan naik 1,05% ke level Rp7.250 hari ini. 

Emiten lain yang juga menguat adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) naik 0,36% ke level Rp2.750, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) naik 0,75% ke level Rp2.700.

Di sisi lain, beberapa saham berkapitalisasi pasar besar dibuka bervariasi hari ini. Saham TLKM misalnya melemah 0,55% ke level Rp3.600, dan saham BBCA serta BBRI dibuka stagnan.

Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG masih berpeluang uji batas atas resistance area di 7.400 selama bertahan di atas pivot 7.350 pada Rabu (27/3/2024). 

"Secara teknikal, peluang tersebut didasari pergerakan IHSG yang masih bertahan di atas support dinamis MA20. Stochastic RSI juga cenderung uji pivot 50% pasca membentuk golden cross di oversold area," kata Valdy, Rabu (27/3/2024).

Dari regional, perhatian tertuju pada rilis data kondisi laba industri China (YTD) yang diproyeksikan membaik menjadi -1,00% yoy di Februari 2024 dari -2,30% yoy di Januari 2024. Meski demikian, kondisi ini menunjukan bahwa aktivitas ekonomi di Tiongkok masih tertekan. 

Sebelumnya, Tiongkok mencatatkan penurunan Foreign Direct Investment (FDI) hingga 19,9% yoy di Februari 2024 dari –11,7% yoy di Januari 2024. 

Masih dari regional, pasar juga menantikan penjelasan dari BoJ setelah keputusannya menaikan suku bunga acuan untuk pertama kali dalam 17 tahun (26/3/2024).

Beberapa saham yang menjadi top picks Phintraco Sekuritas hari ini adalah ADMR, MNCN, TINS, BFIN, LSIP, dan GJTL.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper