Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Temas (TMAS) Anggarkan Capex Rp1,3 Triliun, Beli 8 Kapal Baru

PT Temas Tbk. (TMAS) menganggarkan belanja modal atau capex sebesar Rp1,3 triliun, yang di antaranya akan digunakan untuk membeli 8 kapal baru.
Jajaran direksi PT Temas Tbk. (TMAS) dalam paparan publik 2024. RUPST TMAS memutuskan membagikan dividen Rp8 per saham. /Bisnis-Artha Adventy.
Jajaran direksi PT Temas Tbk. (TMAS) dalam paparan publik 2024. RUPST TMAS memutuskan membagikan dividen Rp8 per saham. /Bisnis-Artha Adventy.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Peti Kemas PT Temas Tbk. (TMAS) menganggarkan belanja modal atau capex sebesar Rp1,3 triliun yang salah satunya akan digunakan untuk penambahan 8 kapal baru sepanjang 2024.

Direktur Utama Temas Faty Khusumo mengatakan TMAS berencana menganggarkan capex maksimal sebesar Rp1,3 triliun. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk peremajaan kapal dan sarana penunjang, pendukung ekspansi bisnis dan anak usaha.

“Capex sebesar 20% hingga 30% akan dialokasikan untuk anak usaha baru TMAS, PT Temas Energy,” kata Faty di Jakarta, Rabu (27/3/2024). 

PT Temas Energy adalah anak usaha baru TMAS yang bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industry Ltd.

Selain akan dialokasikan untuk anak usaha, capex tersebut akan digunakan untuk penambahan 8 unit kapal baru dengan kapasitas sebesar 400-600 TEUs. Pendanaan belanja modal akan berasal dari internal kas sebesar 30% dan instrumen pembiayaan lain sebesar 70%.

Sementara itu, untuk target 2024, TMAS membidik peningkatan laba bersih meningkat 23% menjadi Rp 1 triliun serta mengejar pertumbuhan pendapatan sebesar 16% hingga Rp 5 triliun di tahun 2024.

Faty Khusumo menyakini tahun 2024 akan ada perbaikan dari sisi tarif layanan setelah sebelumnya tarif dipengaruhi oleh kondisi pasar. Faty menyebutkan pihaknya optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dilihat dari angka GDP, inflasi dan kestabilan politik yang relatif aman.

Selain itu, Faty menyebutkan ke depan akan cukup positif dengan ada pembangunan daerah dan project Ibu Kota Negara Nusantara. Hal ini akan membuat permintaan pengangkutan barang-barang akan meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper