Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wall Street Naik jelang Rapat The Fed, Saham Teknologi Cuan

Wall Street naik seiring dengan lonjakan saham emiten teknologi jelang rapat The Fed soal arah suku bunga.
Wall Street naik seiring dengan lonjakan saham emiten teknologi jelang rapat The Fed soal arah suku bunga. /Bloomberg
Wall Street naik seiring dengan lonjakan saham emiten teknologi jelang rapat The Fed soal arah suku bunga. /Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Wall Street atau Bursa Amerika Serikat kompak naik pada perdagangan awal pekan, Senin (18/3/2024), seiring dengan lonjakan saham emiten teknologi. Di sisi lain, investor masih memantau rapat The Fed pekan ini soal arah suku bunga.

Saham-saham teknologi melonjak pada hari Senin menjelang keputusan penting suku bunga Federal Reserve, mengutip Yahoo Finance. Investor mengesampingkan kekhawatiran mengenai terhentinya suku bunga untuk fokus pada harapan seputar perkembangan AI.

Nasdaq naik 0,82% ke 16.103,45, S&P 500 Index naik 0,63% menjadi 5.149,42, dan Dow Jones (DJIA) menguat 0,20% ke 38.790,43.

Saham-saham telah mencatat penurunan selama dua minggu berturut-turut karena inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dan kejutan data lainnya mengurangi kepercayaan terhadap poros kebijakan The Fed.

Semua perhatian kini tertuju pada pertemuan The Fed pada bulan Maret yang dimulai pada hari Selasa (19/3/2024), mengamati apakah para pengambil kebijakan masih memperkirakan akan menurunkan suku bunga The Fed bunga tiga kali pada tahun 2024.

Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada level tertinggi dalam 23 tahun dalam keputusannya pada hari Rabu.

Sektor teknologi menguat, didukung oleh desas-desus tentang AI ketika konferensi pengembang tahunan pembuat cip Nvidia (NVDA) dimulai pada hari Senin. Sementara itu, saham Alphabet (GOOG) (GOOGL) naik setelah Bloomberg melaporkan bahwa Apple (AAPL) sedang dalam pembicaraan untuk membangun mesin Gemini AI Google ke iPhone berikutnya.

Investor menantikan debut pasar publik Reddit pada hari Kamis di bawah ticker "RDDT" untuk mengetahui apakah pasar untuk isu-isu baru sedang bangkit kembali. IPO tersebut disebut mengalami oversubscribed sebanyak lima kali.

Di tempat lain, pasar memperkirakan Bank of Japan akan menghentikan kebijakan suku bunga negatif dan menaikkan suku bunga pada hari Selasa. Nikkei Jepang (N225) melonjak 2% karena investor menyambut baik prospek tersebut.

Dari dalam negeri, IHSG juga dipengaruhi sentimen Bank Indonesia yang akan melakukan rapat dewan gubernur pada 19-20 Maret 2024. Aksi bank sentral serupa juga terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Bank Sentral Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Sumber : Yahoo Finance, Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper