Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Emas Terus Menghijau, Siap Catatkan Rekor Kenaikan Mingguan?

Harga emas spot menguat 0,38% atau 8,20 poin ke US$2.168,16 per troy ounce pada pukul 19.00 WIB.
Bongkahan emas seberat 12,5 kilogram yang berada di kilang logam mulia, Swiss. - Bloomberg/Stefan Wermuth
Bongkahan emas seberat 12,5 kilogram yang berada di kilang logam mulia, Swiss. - Bloomberg/Stefan Wermuth

Bisnis.comJAKARTA — Harga emas hari ini telah menyentuh rekor tertinggi dalam empat sesi berturut-turut. Peningkatan ini terjadi di tengah spekulasi pemangkasan suku bunga Juni 2024, menjelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) hari ini. 

Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat (8/3/2024) harga emas spot menguat 0,38% atau 8,20 poin ke US$2.168,16 per troy ounce pada pukul 19.00 WIB. Sementara itu, harga emas berjangka Comex kontrak April 2024 menguat sebesar 0,50% atau 10,90 poin ke US$2.176,10 per troy ounce pada pukul 19.03 WIB.

Dikutip dari Reuters, harga emas telah mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa alias all time high di US$2.170,99 di awal sesi dan telah naik lebih dari 4,1% sepanjang pekan ini. 

Kenaikan tersebut telah menempatkan emas berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan persentase mingguan terbesar sejak pertengahan Oktober 2023. 

Kepala Riset Logam Bank of America, Michael Widmer berpendapat bahwa permintaan yang dilihat saat ini bersifat spekulatif. 

"Anda selalu mendapat dukungan baik dari pembelian China dan pembelian bank sentral. Namun, itu tidak pernah cukup untuk membuat harga [emas] naik," jelas Widmer, dikutip pada Jumat (8/3/2024).

Di lain sisi, menurut para analis dan pedagang, harga emas yang meningkat juga dapat mengurangi pembelian selama musim pernikahan di India. 

Emas sendiri pertama kali melampaui titik tertingginya pada Desember 2023. Kenaikan tersebut dibantu oleh meningkatnya indikasi melemahnya tekanan harga dan status lindung nilai (safe-haven) tradisional emas batangan. 

Data tenaga kerja AS yang akan dirilis pada Jumat (8/3/2024) waktu setempat juga menjadi fokus, yang nantinya akan memandu arah pasar dalam waktu dekat. Sentimen itu turut memengaruhi gerak harga emas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper