Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham-Saham Favorit Investor Asing Sepekan, AMMN, ADMR, BUMI Masuk

Saham pertambangan AMMN, ADMR, BUMI masuk dalam daftar top net buy atau saham yang cenderung dibeli investor asing selama sepekan.
Saham pertambangan AMMN, ADMR, BUMI masuk dalam daftar top net buy atau saham yang cenderung dibeli investor asing selama sepekan. Bisnis/Arief Hermawan P
Saham pertambangan AMMN, ADMR, BUMI masuk dalam daftar top net buy atau saham yang cenderung dibeli investor asing selama sepekan. Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah saham menjadi buruan investor asing sepekan perdagangan 26 Februari-1 Maret 2024. Saham pertambangan AMMN, ADMR, BUMI masuk dalam daftar top net buy.

Menurut data statistik IDX, pekan lalu investor asing mencatatkan net buy sepanjang 2024 sebesar Rp21,07 triliun. Namun, pekan ini investor asing cenderung menjual saham sehingga total net buy Rp18,05 triliun per Jumat (1/3/2024). Artinya, dalam sepekan investor asing cenderung melepas saham dengan net sell Rp3,02 triliun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut mengalami pelemahan 0,55% menjadi 7.295,095 pada pekan ini dari 7.335,454 pada penutupan pekan yang lalu. Kapitalisasi pasar sepekan ini pun turun 0,27% menjadi Rp11.572 triliun dari Rp11.603 triliun.

Sepanjang perdagangan minggu ini ada beberapa saham yang menjadi top 10 saham incaran investor asing. Berikut daftarnya.

Posisi pertama saham incaran investor asing minggu adalah saham Grup Medco, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dengan nilai beli bersih Rp164,4 miliar. Saham AMMN naik 6,25% atau 500 poin ke posisi Rp8.500 per saham.

Di posisi kedua ada saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) milik konglomerat Garibaldi Thohir dengan nilai beli bersih Rp46,3 miliar. Saham anak usaha Grup Adaro Energy ini berhasil naik 1,36% atau 20 poin ke posisi Rp1.490 per saham.

Selanjutnya ada saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) dengan nilai beli bersih Rp42,3 miliar. Namun, saham perusahaan jamu dan farmasi milik pengusaha Irwan Hidayat ini melemah 2,40% atau 15 poin ke posisi Rp610 per saham.

Posisi keempat ada saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) dengan nilai beli bersih Rp32,9 miliar. Saham Grup Djarum milik keluarga Hartono ini melemah 3,23% atau 30 poin ke posisi Rp900 per saham.

Selanjutnya ada saham milik PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) dengan nilai beli bersih Rp29,4 miliar. Saham perusahaan yang bergerak pada bidang infrastruktur batu bara terintegrasi ini melemah 12,77% atau 12 poin ke posisi Rp82 per saham.

Di posisi berikutnya saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) menjadi pilihan investor asing di minggu ini dengan nilai beli bersih Rp28,8 miliar. Saham perusahaan jasa jalan tol ini naik 8,91% atau 450 poin ke posisi Rp5.500 per saham.

Di posisi ketujuh ada saham perbankan BUMN, PT Bank Syariah Tbk. (BRIS) dengan nilai beli bersih Rp21,0 miliar. Saham BSI melemah 1,22% atau 30 poin ke posisi Rp2.420 per saham.

Selanjutnya ada saham dari PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) dengan nilai beli bersih Rp20,4 miliar. Saham perusahaan milik Sinarmas Grup ini melambung naik 13,25% atau 1.050 poin ke posisi Rp8.975 per saham.

Berikutnya adalah saham dari PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) dengan nilai beli bersih Rp15,0 miliar. Saham emiten Grup Bakrie ini melemah 3,37% atau 3 poin ke posisi Rp86 per saham.

Terakhir adalah saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) dengan nilai beli bersih Rp10,8 miliar. Saham perusahaan penyedia perlengkapan barang rumah tangga ini dalam keadaan melemah 1,79% atau 15 poin ke posisi Rp825 per saham. (Fasya Kalak Muhammad)

Daftar 10 Saham Favorit Asing Sepekan (26 Februari-1 Maret 2024)

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (Rp164,4 miliar)
  2. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (Rp46,3 miliar)
  3. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (Rp42,3 miliar)
  4. PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (Rp32,9 miliar)
  5. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (Rp29,4 miliar)
  6. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (Rp28,8 miliar)
  7. PT Bank Syariah Tbk. (Rp21,0 miliar)
  8. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (Rp20,4 miliar)
  9. PT Bumi Resources Tbk. (Rp15,0 miliar)
  10. PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (Rp10,8 miliar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Redaksi
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper