Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Vale Indonesia (INCO) Mau RUPSLB, Sinyal Perombakan Petinggi?

PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) berencana menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 28 Maret 2024.
Penandatanganan divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) disaksikan oleh  Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo.
Penandatanganan divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) disaksikan oleh  Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) berencana menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 28 Maret 2024 mendatang. 

Manajemen Vale Indonesia mengatakan bahwa Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 28 Maret 2024 di Jakarta, Indonesia.

Para pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dengan surat kuasa dalam RUPSLB tersebut adalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang saham INCO pada tanggal 5 Maret 2024 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Manajemen INCO belum mengumumkan mata acara rapat yang akan dibahas, namun pihaknya mengimbau setiap usulan dari pemegang saham harus disampaikan secara tertulis kepada Direksi Perseroan dan diterima paling lambat 7 hari sebelum RUPSLB. 

Meski demikian, pada keterbukaan informasi sebelumnya manajemen mengumumkan terdapat dua komisaris yang mengundurkan diri yaitu Deshnee Naidoo sebagai Presiden Komisaris INCO dan Gustavo Garavaglia sebagai Komisaris INCO.

Di sisi lain, pada pemberitaan Bisnis sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga telah menjelaskan bahwa ada kesepakatan terkait hak-hak pemegang saham untuk mengubah susunan jajaran komisaris dan direksi. 

Ia menyatakan bahwa bulan lalu telah tercapai kesepakatan bahwa pemerintah atau BUMN, sebagai pemegang mayoritas terbesar, memiliki hak untuk menentukan susunan direksi dan komisaris. 

Meskipun begitu, Arya menegaskan bahwa sampai saat ini, Kementerian BUMN belum memiliki daftar nama-nama yang kemungkinan akan menjabat sebagai calon komisaris atau direksi di Vale Indonesia.

Sementara itu, rencana divestasi INCO kepada MIND ID disebut akan rampung pada pekan depan, tepatnya Senin (26/2/2024).

Setelah penyelesaian transaksi, MIND ID akan menjadi pemegang saham terbesar INCO dengan kepemilikan sekitar 34% saham yang diterbitkan. Adapun, Vale Canada Limited dan Sumitomo Metal Mining masing-masing memegang sekitar 33,9% dan sekitar 11,5%. Penyelesaian transaksi tunduk pada kondisi penutupan tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper