Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

10 Saham Paling Laris Dibeli Asing Sepekan, BBCA hingga ADRO & FILM

Saham BBCA, BBRI, TLKM, ADRO, hingga FILM berada di daftar saham yang paling banyak diborong asing selama sepekan perdagangan.
Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), di kediamannya di Jakarta, Indonesia. - Bloomberg/Muhammad Fadli
Garibaldi Thohir, Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), di kediamannya di Jakarta, Indonesia. - Bloomberg/Muhammad Fadli

Bisnis.com, JAKARTA – Deretan saham big cap menjadi sasaran beli investor asing (net buy) selama sepekan perdagangan 8-12 Januari 2024. Saham bank-bank besar seperti BBCA, BBRI dan BMRI paling banyak diburu.

PJ. S. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan data perdagangan saham BEI selama periode tanggal 8-12 Januari 2024 masih ditutup pada zona positif.

Peningkatan tertinggi dalam sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian saham yang mengalami peningkatan sebesar 17,20% menjadi Rp9,78 triliun dari 8,34 triliun pada sepekan yang lalu.

“Peningkatan turut terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian saham sebesar 5,23% menjadi 1.214.622 kali transaksi dari 1.154.208 kali transaksi pada sepekan lalu,” kata dia dalam keterangannya, Sabtu (13/1/2024).

Rata-rata volume transaksi harian saham di BEI mengalami peningkatan sebesar 3,26% selama sepekan, menjadi 16,81 miliar lembar saham dari 16,28 miliar lembar saham.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pekan ini mengalami pelemahan sebesar 1,49% menjadi berada pada posisi 7.241,138 dari 7.350,619 pada penutupan pekan lalu. Kapitalisasi pasar Bursa sepekan ini ikut turun sebesar 3,63%, dari Rp11.780,02 triliun pada sepekan sebelumnya menjadi Rp11.352,54 triliun.

Investor asing pada akhir perdagangan Jumat (12/1/2024) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp1,12 triliun dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp6,07 triliun.

Sementara itu, di Wall Street, saham-saham bank besar AS tampak beragam pada perdagangan Jumat.

Saham Bank of America turun 1,06% setelah laba kuartal keempatnya menyusut, sementara peringatan Wells Fargo tentang penurunan pendapatan bunga bersih sebesar 7% hingga 9% pada tahun 2024 membuat saham bank tersebut turun 3,34%.

Di sisi lain, saham Citigroup naik 1,04% setelah melaporkan kerugian kuartal keempat sebesar US$1,8 miliar dan mengatakan pihaknya memperkirakan akan terjadi pengurangan lapangan kerja lebih lanjut.

Saham JPMorgan Chase juga melemah 0,73% setelah melaporkan laba tahunan terbaiknya dan memperkirakan pendapatan bunga lebih tinggi dari perkiraan untuk tahun 2024.

10 Saham Paling Banyak Dibeli Asing Sepekan:

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) net foreign buy Rp501,1 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) net foreign buy Rp443,4 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) net foreign buy Rp372,1 milair
  4. PT Amman Mienral Internasional Tbk. (AMMN) net foreign buy Rp205,3 miliar
  5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM): net foreign buy Rp202,3 miliar
  6. PT MD Pictures Tbk. (FILM) net foreign buy Rp103,6 miliar
  7. PT Pacific Strategic Financial Tbk. (APIC) net foreign buy Rp96,2 miliar
  8. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) net foreign buy Rp95 miliar
  9. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) net foreign buy Rp83,5 miliar
  10. PT Bank Jago Tbk. (ARTO) net foreign buy Rp77,6 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper