Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rangkuman Harga Batu Bara, CPO, Minyak Mentah, dan Emas Akhir Pekan

Harga komoditas batu bara, emas, minyak mentah, dan CPO telah bergerak dipengaruhi oleh target dunia dalam transisi iklim.
Proses pemuatan batu bara ke tongkang di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (13/10/2021). Bloomberg/Dimas Ardian
Proses pemuatan batu bara ke tongkang di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (13/10/2021). Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - Harga komoditas batu bara, emas, minyak mentah, dan CPO telah bergerak dipengaruhi oleh target dunia dalam transisi iklim, pasokan dan permintaan, penantian pertemuan OPEC+ dan menunggu sinyal dari suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara ICE Newcastle kontrak Desember 2023 ditutup melemah -0,08% atau -0,10 poin ke level US$127,90 per metrik ton pada perdagangan Jumat (24/11/2023) dan menguat 1,91% dalam sepekan terakhir. 

Kemudian, batu bara ICE Newcastle kontrak Januari 2024 juga melemah -0,73% atau -0,95 poin ke level US$129,40 per metrik ton, menguat 1,41% dalam sepekan.

Dalam minggu ini terdapat dilema berbagai negara dalam mencapai target transisi energinya. India meminta perusahaan-perusahaan swasta meningkatkan investasi di pembangkit listrik tenaga batu bara untuk memenuhi peningkatan permintaan listrik yang dramatis.

Lobi VDKi menuturkan bahwa para importir batu bara keras Jerman ingin pemerintah memperpanjang pengoperasian pembangkit listrik batu bara keras, bahkan melewati batas waktu Maret 2024.

Lalu, Prancis, dengan dukungan Amerika Serikat (AS), berencana untuk menghentikan dukungan keuangan swasta untuk pembangkit listrik berbasis batu bara dalam pertemuan konferensi iklim PBB bulan ini. India dan China menentang segala upaya untuk menghentikan pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara

BNP Paribas, bank terbesar di zona euro, juga menuturkan bahwa tidak akan lagi memberikan proyek-proyek yang didedikasikan untuk ekstraksi batu bara metalurgi. 

Baru-baru ini, Afrika Selatan sedang mengalami pemadaman listrik tingkat nasional yang paling parah dalam beberapa bulan terakhir lantaran karena perusahaan listrik milik negara tersebut menghadapi kendala kapasitas pembangkit listrik dan kekurangan bahan bakar diesel.

Harga CPO

Harga crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit untuk kontrak Desember 2023 di bursa derivatif Malaysia melemah -45 poin menjadi 3,783 ringgit per metrik ton. Dalam sepekan, CPO kontrak Desember telah melemah sekitar -0,70%

Sementara, untuk kontrak Januari 2024 juga melemah -52 poin menjadi 3,853 ringgit per metrik ton, telah melemah sekitar -0,95% dalam sepekan terakhir. 

Minyak sawit berjangka Malaysia membukukan penurunan mingguan pertamanya dalam tiga minggu terakhir, lantaran terbebani oleh melemahnya minyak nabati Dalian dan estimasi produksi yang lebih baik dari perkiraan.

Para pedagang menuturkan bahwa Asosiasi Minyak Sawit Malaysia memperkirakan produksi pada 1 November-20 November turun 3,89% dibandingkan bulan sebelumnya. Angka tersebut lebih baik dari perkiraan lantaran musim hujan yang akan menghambat kegiatan panen.

Para pembeli dari India juga mengurangi pembelian minyak kelapa sawit untuk pengiriman Desember 2023 dan Januari 2024 karena adanya kenaikan harga.

Pejabat industri menuturkan bahwa perusahaan penyulingan India juga menghadapi margin negatif setelah melakukan impor besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir.

Harga Minyak Mentah

Harga minyak West Texas Intermediate kontrak Januari 2024 melemah -2,02% atau -1,56 poin ke US$75,54 per barrel pada perdagangan Jumat. Dalam sepekan terakhir, harga minyak menguat 3,35%.

Sementara itu, harga minyak Brent kontrak Januari 2024 melemah -1,03% atau -0,84 poin ke level US$80,58 per barel. Dalam sepekan, Brent melemah -0,04%.

Harga minyak telah mengalami penurunan setelah aliansi OPEC+ terpaksa menunda pertemuan. Terdapat perselisihan mengenai kuota produksi, sehingga menimbulkan ketidakpastian mengenai kebijakan produksi pada 2024.

Harga minyak telah berada di jalur penurunan bulanan berturut-turut dengan harga yang menurun sekitar 16% dari level tertinggi pada akhir September 2023. Penurunan didorong oleh sinyal peningkatan pasokan non-OPEC+, peningkatan stok di Amerika dan memudarnya premi yang dihasilkan oleh perang Israel-Hamas.

Adapun OPEC+ kini semakin mendekati kompromi dengan produsen minyak Afrika mengenai tingkat produksi tahun 2024

“Hasil yang paling mungkin terjadi saat ini tampaknya adalah perpanjangan dari pemotongan yang sudah ada,” kata analis IG Tony Sycamore.

Harga Emas

Kemudian, Harga emas spot ditutup di level US$2,000.82 pada akhir perdagangan Jumat (17/11/2023), menguat 0,43% atau 8,57 poin. Dalam sepekan terakhir, harga emas spot telah menguat sekitar 1,09%. 

Sementara itu, harga emas berjangka Comex kontrak Februari 2024 ditutup menguat 0,51% atau 10,30 poin ke level US$2,023.50per troy ounce dan telah menguat 0,80% persen sepanjang pekan ini.

Harga emas telah bertahan pada Jumat (24/11) berada dalam jalur kenaikan mingguan kedua berturut-turut lantaran para analis meningkatkan taruhan bahwa The Fed telah selesai menaikkan suku bunga sehingga membuat dolar melemah. 

Emas bertahan pada hari Jumat, di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan kedua berturut-turut karena para analis meningkatkan taruhan bahwa Federal Reserve AS telah selesai menaikkan suku bunganya, sehingga membuat dolar melemah.

Analis riset senior FXTM, Lukman Otunuga menuturkan bahwa emas telah memasuki mode siaga karena investor menunggu petunjuk baru tentang prospek kebijakan The Fed.“Emas telah diperdagangkan dalam kisaran harga selama beberapa minggu terakhir, dengan semua perhatian tertuju pada level US$2,000,” terangnya, dan menuturkan ‘percikan’ fundamental baru mungkin diperlukan untuk memicu pergerakan pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper