Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BEI Tegaskan Informasi GOTO Akan Reverse Stock Keliru

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan kabar GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) akan melaksanakan reverse stock adalah tidak benar.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan kabar GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) akan melaksanakan reverse stock adalah tidak benar. Bisnis/Himawan L Nugraha
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan kabar GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) akan melaksanakan reverse stock adalah tidak benar. Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Investor pasar modal dikejutkan dengan pengumuman yang beredar mengenai aksi reverse stock saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) pada harga Rp450. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut. 

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy mengatakan kabar tersebut tidak benar.

"Berita ini tidak benar. Bursa akan mengeluarkan rilis untuk klarifikasi segera," kata Irvan, Senin (6/11/2023). 

Sebagai informasi, pengumuman yang beredar tersebut menyebutkan GOTO akan melakukan reverse stock dengan awal perdagangan saham GOTO dengan nilai nominal baru sebesar Rp450 per saham di pasar reguler dan negosiasi. Pengumuman tersebut mengatakan reverse stock tersebut akan dilaksanakan mulai 8 November 2023.

Pengumuman tersebut juga menuturkan Bursa meniadakan perdagangan saham GOTO di pasar tunai mulai 8 November 2023 sampai 9 November 2023. Awal perdagangan saham GOTO dengan nilai nominal baru pada Rp450 per saham hasil reverse stock split di pasar tunai dilaksanakan mulai 10 November 2023. 

Akan tetapi, pengumuman tersebut tercatat tidak memiliki tanda tangan dari Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI. 

Sebagai informasi, reverse stock adalah penggabungan jumlah lembar saham sehingga menjadi jumlah lembar yang lebih sedikit dengan menggunakan nilai nominal yang lebih tinggi per lembar sahamnya secara proporsional. 

Dalam Peraturan OJK Nomor 15/2022 tentang Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh Perusahaan Terbuka menyebutkan perusahaan terbuka dilarang melakukan pemecahan saham dan penggabungan saham dalam jangka waktu 24 bulan sejak tanggal pencatatan saham dalam rangka penawaran umum perdana saham. 

Pencatatan saham GOTO sendiri hingga saat ini belum memasuki 24 bulan. GOTO melakukan listing pada tanggal 11 April 2022, yang artinya GOTO baru tercatat di Bursa sekitar 18 bulan dan belum memenuhi syarat untuk melakukan aksi stock split maupun reverse stock. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper