Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Unilever Indonesia (UNVR) Raih Laba Rp4,1 Triliun Kuartal III/2023

PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) melaporkan penurunan laba dan penjualan sepanjang kuartal III/2023.
Seorang karyawan Hypermart di Karawaci, Banten menata deterjen laundry Rinso milik Unilever./Bloomberg-Dimas Ardian
Seorang karyawan Hypermart di Karawaci, Banten menata deterjen laundry Rinso milik Unilever./Bloomberg-Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) melaporkan penurunan laba dan penjualan sepanjang kuartal III/2023. Kendati masih mengalami pelemahan, penurunan ini jauh lebih rendah jika dibandingkan capaian paruh tahun ini. 

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2023 yang belum diaudit, Unilever mengantongi laba bersih sebesar Rp4,18 triliun. Capaian tersebut turun 9,16 persen dibandingkan dengan Januari – September 2022 yang kala itu mencapai Rp4,61 triliun. 

Penurunan laba ini dipicu oleh penurunan pada penjualan bersih sepanjang Januari – September 2023. Selama periode ini, UNVR mengakumulasi penjualan bersih sebesar Rp30,50 triliun atau 3,28 persen lebih rendah daripada kurun yang sama pada 2022 sebesar Rp31,53 triliun. 

Secara rinci, turunnya penjualan perseroan terjadi di seluruh segmen. Segmen home care, misalnya, melemah 4,39% year-on-year (YoY) menjadi Rp19,92 triliun. Adapun segmen makanan dan minuman meraih penjualan Rp10,58 triliun atau turun 1,11% YoY. 

Meski masih bergulat dengan penurunan laba dan penjualan, kinerja UNVR sejatinya telah menunjukkan perbaikan jika dibandingkan semester I/2023. Pada periode ini, laba UNVR tergerus 19,6% sementara penjualan bersih turun 5,5%. 

Jika dikomparasikan secara kuartalan, kinerja UNVR juga menunjukkan pemulihan. Selama periode Juli-September 2023, penjualan bersih mencapai Rp10,2 triliun dengan pertumbuhan penjualan domestik 3,3% quarter-on-quarter (QoQ) dan volume domestik naik 4,3% QoQ. 

Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti menyatakan bahwa kinerja bisnis perseroan telah menunjukkan kemajuan secara signifikan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari fokus penguatan fundamental bisnis yang dilakukan secara konsisten. 

“Hasilnya, kami berhasil meningkatkan volume share dalam tiga kuartal terakhir,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Rabu (25/10/2023). 

Sementara itu, sepanjang Januari – September 2023, UNVR mencatatkan beban harga pokok penjualan sebesar Rp15,23 triliun atau turun 8,21% YoY. Alhasil, laba kotor yang diraih perseroan bertumbuh 2,20% YoY menjadi Rp15,27 triliun. 

Selama periode tersebut, perseroan membukukan total aset sebesar Rp18,92 triliun atau tumbuh 3,31% year-to-date (YtD), sementara liabilitas turun 5,43% YtD menjadi Rp13,54 triliun, dan ekuitas mencapai Rp5,38 triliun alias melesat 34,62% YtD.

Adapun arus kas setara kas pada akhir periode September 2023 mencapai Rp1,71 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 51,01% YoY dari posisi sebelumnya Rp1,13 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper