Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mitrabara Adiperdana (MBAP) Mau Bagi Dividen Interim Rp300 Miliar

Emiten batu bara Mitrabara Adiperdana (MBAP) akan membagikan dividen sebesar Rp245 per saham ke investornya.
Direktur Utama PT Mitrabara Adiperdana Tbk. (MBAP) Khoirudin ditemui usai paparan publik di Jakarta, Rabu (24/5/2023). JIBI/Annisa Kurniasari Saumi.
Direktur Utama PT Mitrabara Adiperdana Tbk. (MBAP) Khoirudin ditemui usai paparan publik di Jakarta, Rabu (24/5/2023). JIBI/Annisa Kurniasari Saumi.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten batu bara PT Mitrabara Adiperdana Tbk. (MBAP) menyampaikan akan membagikan dividen interim sebesar Rp245 per saham kepada investornya. 

Dalam pengumuman di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), MBAP menyampaikan akan melakukan pembagian dividen interim sebesar Rp245 setiap sahamnya. 

Dengan nilai dividen tersebut, maka total dividen yang akan diterima investor MBAP adalah sebesar Rp300,68 miliar. Sebagai informasi, jumlah saham beredar MBAP saat ini adalah sebesar 1,22 miliar miliar saham, dengan kepemilikan masyarakat sebesar 119,13 juta saham atau setara 9,7%.

Sementara itu, saham lainnya dimiliki oleh PT Wahana Sentosa Cemerlang sebagai pengendali sebanyak 736,36 juta saham atau setara 60% kepemilikan, PT Wahana Batubara Indonesia sebagai pengendali sebanyak 368,16 juta saham atau 30% kepemilikan, Khoirudin sebanyak 3,4 juta saham atau setara 0,27%, Yulius Leonardo sebanyak 184.000 saham atau setara 0,01% kepemilikan, dan Syadaruddin sebanyak 2.000 saham atau setara 0,0002% kepemilikan.

Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah pada 1 November 2023, dengan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 2 November 2023. 

Kemudian tanggal cum dividen di pasar tunai pada 3 November 2023, dengan ex dividen di pasar tunai pada 6 November 2023. Kemudian tanggal pencatatan atau recording date adalah pada 3 November 2023. 

"Tanggal pembayaran dividen interim pada 8 November 2023," kata manajemen, Selasa (24/10/2023). 

Sebagai informasi, hingga semester I/2023 MBAP membukukan pendapatan senilai US$130,8 juta atau setara Rp1,99 triliun (kurs Jisdor Rp15.263 per dolar AS). Pendapatan MBAP ini turun 47,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$248,2 juta. 

Pendapatan ini berasal dari pihak ketiga yaitu KCH Energy Co. Ltd. sebesar US$41,11 juta dan East Profit International Enterprises Ltd. sebesar US$13,61 juta. Total pendapatan dari dua perusahaan tersebut adalah US$54,7 juta. Sementara itu, pendapatan dari pihak berelasi MBAP sebesar US$37,8 juta.

Corporate Secretary MBAP Chandra Lautan mengatakan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penurunan pendapatan MBAP. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh kenaikan royalti, dari semula 5 persen menjadi 15 persen dan penurunan harga batu bara.

Alhasil, laba bersih MBAP berkurang menjadi sebesar US$22,03 juta atau setara Rp336,2 miliar. Laba bersih ini turun 80,27 persen dibandingkan semester I/2022 yang senilai US$111,6 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper