Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Suspensi Dibuka, Saham Kota Satu Properti (SATU) Langsung Ambles 12,88%

Saham PT Kota Satu Properti (SATU) lepas dari suspensi perdagangan bursa hari ini, Kamis (19/10/2023). Sesaat setelah perdagangan, saham SATU ambles 12,88%.
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Saham PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU) lepas dari suspensi perdagangan bursa hari ini, Kamis (19/10/2023). Saham SATU langsung anjlok menuju level Rp80 sesaat setelah pembukaan perdagangan.

Mengutip RTI Business, Saham SATU terpantau memuncaki daftar top losers setelah ambles 11 poin atau 12,09% ke level 80 pukul 09.40 WIB hari ini, Selasa (3/1/2023). Saham SATU tercatat bergerak pada rentang Rp75—Rp91.

Sebanyak 4,26 juta saham SATU diperdagangkan hari ini, dengan nilai transaksi 339,51 juta. Saham SATU memiliki kapitalisasi pasar Rp432,42 miliar.

Sebagaimana diketahui, Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka suspensi perdagangan saham SATU pada 18 Oktober 2023. Keputusan tersebut merujuk pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00052/BEI.WAS/10-2023 tanggal 17 Oktober 2023.

Dalam keterangannya, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono mengumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham SATU di pasar reguler dan pasar tunai akan dibuka kembali mulai perdagangan sesi I, Kamis (19/10/2023).

Sebelumnya, BEI melakukan suspensi perdagangan atas SATU pada perdagangan 18 Oktober 2023, sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU).

"Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, maka BEI menghentikan sementara perdagangan saham SATU di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," Kata manajemen BEI.

Sebagai informasi, pada perdagangan 15 sampai dengan 17 Oktober, sebelum suspensi dilakukan, saham emiten properti tersebut telah melesat lebih dari 48,84 persen. Dalam 3 bulan terakhir saham SATU telah meroket 130 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper