Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sederet Strategi Kota Satu Properti (SATU) Tingkatkan Kinerja Tahun 2023

Kota Satu Properti (SATU) siapkan strategi menatap tahun 2023 dengan masuk dalam penjualan secondary house sebagai bentuk ekspansi.
Ilustrasi rumah mewah/Vancouver-realestates.com
Ilustrasi rumah mewah/Vancouver-realestates.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kota Satu Properti Tbk. (SATU) meracik sederet strategi untuk tingkatkan peforma perseroan. Salah satunya dengan meningkatkan ketersediaan lahan atau land bank guna menunjang kinerja pada tahun 2023.

Direktur SATU Leo Agung Vito Wicaksana mengatakan landbank sangat berkaitan erat dengan perusahaan properti, sehingga pertumbuhan daripada landbank sudah menjadi fokus utama dari perseroan.

Landbank growth sudah menjadi main issues di tempat kami untuk memastikan kita secara landbank growth tumbuh di tahun 2023,” ujar Leo dalam Public Expose secara virtual, Jumat (16/12/2022).

Lebih lanjut, Leo mengatakan SATU sebagai perusahaan properti tidak hanya sekedar berperan sebagai produsen properti saja. Tetapi dengan strategi kedua yang disiapkan oleh SATU untuk tahun depan adalah dengan masuk dalam penjualan secondary house sebagai bentuk ekspansi.

Ketiga, SATU akan meningkatkan pendapatan dari setiap unit usaha hotel perseroan. Hal ini dilakukan dalam menambah unit bisnis dalam unit bisnis hotel tersebut.

Unit bisnis yang dimaksudkan adalah dengan membangun Rooftop Cafe & Bar dalam unit bisnis hotel, dan juga Smoking Area. Dua unit bisnis ini nantinya akan dikembangkan secara profesional sebagai unit bisnis baru dengan image kuat untuk menarik konsumen.

“Smoking area dan sebagainya itu juga bisa menjadi cara bagi kami untuk meningkatkan pendapatan di tahun 2023,” ujar Leo.

Managing Director SATU Momog Irnawan mengatakan upaya ekspansi perseroan akan dilakukan secara agresif dan terukur. SATU akan fokus meningkatkan image perseroan yang menjunjung service customer, dan peningkatan pada quality, safety dan healthy.

“Bicara ekspansi kami akan agresif. Namun, terukur akan menjadi prioritas kami,” ujar Momog.

Berdasarkan paparan SATU dalam Public Expose secara virtual, SATU mencatatkan pendapatan sebesar Rp21,79 miliar per Oktober 2022. Angka ini naik 34,01 persen dari Rp16,26 miliar pada periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY).

SATU mencatatkan penurunan beban langsung dari Rp10,4 miliar menjadi Rp10,28 miliar per Oktober 2022. Hal ini membuat SATU membalikan rugi kotor Rp312,09 juta menjadi laba kotor sebesar Rp6,9 miliar.

Setelah dikurangi berbagai beban yang dapat diefisienkan, SATU mampu mengurangi kerugian hingga 68 persen dari Rp10,72 miliar menjadi Rp3,33 miliar per Oktober 2022. Disisi lain, jumlah liabilitas menurun Rp3,22 persen dari Rp190,32 miliar pada Desember 2021 menjadi Rp184,18 miliar pada Oktober 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper