Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bos Indika Energy (INDY) Beberkan Alasan Jual Tambang Batu Bara MUTU

Indika Energy (INDY) menjual perusahaan tambangnya Multi Tambangjaya Utama (MUTU) ke Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) milik Prajogo Pangestu.
CEO Grup Indika Energy Azis Armand. Indika Energy (INDY) menjual perusahaan tambang batu baranya Multi Tambangjaya Utama (MUTU) ke Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) milik Prajogo Pangestu.
CEO Grup Indika Energy Azis Armand. Indika Energy (INDY) menjual perusahaan tambang batu baranya Multi Tambangjaya Utama (MUTU) ke Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) milik Prajogo Pangestu.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indika Energy Tbk. (INDY) melalui PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan Indika Capital Investments Pte. Ltd. (ICI) menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), untuk melepaskan 100 persen kepemilikan dalam PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU).

Berdasarkan perjanjian jual beli bersyarat (CSPA), para penjual akan menjual semua saham mereka sebanyak 2,26 miliar (2.263.030.000) saham di MUTU, dan ICI bermaksud untuk mengalihkan semua hak dan kewajiban di bawah Hak Pemasaran (transaksi usulan) dengan total sejumlah US$218 juta atau setara Rp3,35 trliun (kurs Jisdor Rp15.383 per saham).

CEO dan Wakil Presiden Direktur INDY Azis Armand mengatakan penjualan kepemilikan saham di MUTU adalah bagian dari strategi INDY sebagai perusahaan investasi dengan portofolio bisnis yang beragam. Dia menuturkan INDY bertujuan untuk mengurangi eksposur dalam bisnis batu bara dan meningkatkan portofolio investasi non-batu bara. 

INDY menargetkan untuk mencapai 50 persen pendapatan dari sektor non-batu bara pada tahun 2025. Sebagai informasi, hingga akhir 2022 segmen batu bara INDY masih memberikan kontribusi 88,3 persen dari total pendapatan, meningkat dari 2021 sebesar 87,1 persen. 

"MUTU adalah perusahaan pertambangan batu bara termal dan coking di Kalimantan Tengah yang memiliki Kontrak Karya Generasi ke-3 dengan luas konsesi 24.970 hektar dan telah menjadi anggota Grup Indika Energy sejak tahun 2012," kata Azis dalam keterangan resminya, Senin (25/9/2023). 

Dia menjelaskan MUTU telah menunjukkan pertumbuhan yang kuat sejak produksi dimulai pada tahun 2016 dan mencapai rekor keuntungan pada tahun 2022. Namun, INDY meyakini penjualan saham Indika Energy di MUTU menjadi langkah bagi INDY untuk mengurangi eksposur dalam bisnis batu bara. 

Menurutnya INDY akan terus meninjau portofolio bisnisnya dan mengutamakan aspek keberlanjutan, serta akan terus berfokus pada diversifikasi di luar segmen inti di bidang energi dan pertambangan. Hal ini sejalan dengan tujuan INDY untuk memberikan energi kepada Indonesia untuk masa depan yang berkelanjutan. 

"Selain itu, Indika Energy akan terus mengembangkan bisnis sesuai dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050," ucapnya.

Transaksi ini diharapkan akan selesai dengan terpenuhinya syarat-syarat sebelumnya yang tercantum dalam CSPA, termasuk persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

KINERJA MUTU

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2022 MUTU memproduksi sebanyak 1,8 juta ton batu bara, lebih tinggi 12,5 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar 1,6 juta ton. 

MUTU membukukan pendapatan sebesar US$325,6 juta pada tahun 2022, naik 124,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar US$145,2 juta.

MUTU merupakan perusahaan batu bara bituminous thermal dan batu bara coking berkualitas tinggi yang memiliki hak pertambangan batu bara sampai dengan tahun 2039 di bawah PKP2B generasi ketiga. Tambang MUTU Terletak di Kalimantan Tengah, dengan wilayah konsesi seluas 24.970 hektar, di mana lebih dari 7.000 hektar telah dipetakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper