Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kejar BEI, ICX Segera Daftar Jadi Penyelenggara Bursa Karbon

Indonesia Climate Exchange (ICX) menyebut akan segera mendaftar menjadi penyelenggara bursa karbon menyusul langkah BEI yang telah lebih dulu mendaftar ke OJK.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi memberikan paparan dalam Konferensi Pers RDK Bulanan Selasa, (5/9/2023). - YouTube OJK
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi memberikan paparan dalam Konferensi Pers RDK Bulanan Selasa, (5/9/2023). - YouTube OJK

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia Climate Exchange (ICX) menyatakan akan segera mendaftar menjadi penyelenggara bursa karbon ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal tersebut menyusul langkah Bursa Efek Indonesia (BEI) yang juga telah mengajukan permohonan sebagai penyelenggara bursa karbon ke OJK hari ini, Jumat, (8/9/2023).

CEO Indonesia Climate Exchange Megain Widjaja mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan berbagai persyaratan untuk menjadi penyelenggara bursa karbon, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran OJK (SEOJK) Nomor 12 Tahun 2023 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Karbon melalui Bursa Karbon yang diterbitkan Kamis, (7/9/2023).

Adapun, SEOJK tersebut diterbitkan sebagai aturan turunan dari Peraturan OJK (POJK) Nomor 14 Tahun 2023 tentang bursa karbon yang telah diterbitkan sebelumnya.

"Saat ini kami tengah mempersiapkan berbagai persyaratan sesuai dengan SEOJK tersebut. Untuk selanjutnya kami akan mengajukan permohonan secara resmi ke OJK," ujar Megain kepada Bisnis, Jumat, (8/9/2023).

Lebih lanjut dia mengatakan, ICX telah mempersiapkan segala hal terkait penyelenggaraan bursa karbon, baik dari sisi infrastruktur, teknologi maupun sumber daya.

"Pengalaman kami sebagai Self Regulatory Organization [SRO] di industri perdagangan berjangka komoditi tentunya akan menjadi poin penting dalam upaya kami, apabila nanti pemerintah memberikan kepercayaan kepada kami menjadi penyelenggara bursa karbon," pungkasnya.

Sebagai informasi, ICX merupakan anak usaha Grup Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI). ICDX sendiri menjadi salah satu penyelenggara bursa berjangka atau komoditas di Indonesia.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, OJK akan melakukan seleksi untuk menentukan siapa yang menjadi penyelenggara bursa karbon.

Alhasil, dengan adanya BEI dan ICX yang mengajukan diri sebagai penyelenggara bursa karbon, OJK juga tengah mengkaji kemungkinan untuk adanya multi-penyelenggara dalam perdagangan karbon di Indonesia.

"Multi-penyelenggara sangat memungkinkan, tapi tentunya, kami juga harus mengkaji skala ekonominya, apakah memang multi-penyelenggara itu saat ini tepat atau tidak, tentunya ada berbagai pertimbangan yang bisa kami putuskan," ujar Inarno dalam Konferensi Pers RDK Bulanan Selasa, (5/9/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper