Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Diprediksi Bergerak Menguat Besok, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan besok, Senin (30/7/2023) karena masih berada dalam rentang konsolidasi wajar.
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu kantor perusahaan sekuritas di Jakarta, Kamis (12/1/2023). Bisnis/Suselo Jati
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu kantor perusahaan sekuritas di Jakarta, Kamis (12/1/2023). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat dan menguji level 6.954 pada perdagangan saham besok, Senin (31/7/2023). 

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan IHSG akan bergerak di rentang 6.821 hingga 6.954 di tengah rilis kinerja emiten semester I/2023. 

“Pergerakan IHSG masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar di tengah rilis kinerja emiten sepanjang semester satu yang terlihat masih terus berlangsung,” kata William dalam riset harian, dikutip Minggu (30/7/2023). 

Selain sentimen laporan keuangan, kembalinya mobilitas masyarakat terlihat mulai memberikan kontribusi cukup positif terhadap kinerja emiten yang tentunya dapat menopang pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang. 

Dengan sentimen dan prediksi IHSG tersebut, beberapa saham menjadi pilihan Willam, diantaranya PT H.M Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Astra International Tbk. (ASII), dan PT Alam Sutra Realty Tbk. (ASRI).

Lalu, rekomendasi selanjutnya adalah PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF). 

Sementara itu, Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menyebutkan IHSG pekan depan akan berpotensi menguat terbatas dalam rentang 6.875 hingga 6.950. 

Adapun katalis yang akan menjadi perhatian investor adalah angka inflasi dan indeks PMI manufaktur Indonesia. Inflasi dalam negeri diproyeksikan masih terkendali dalam target BI 2 persen—4 persen, sedangkan indeks industri manufaktur berpotensi masih di zona ekspansif yang didukung oleh solidnya konsumsi domestik. 

Adapun musim rilis laporan keuangan emiten juga menjadi pendorong penguatan IHSG. Secara global, pelaku pasar menanti data tenaga kerja AS, seperti non farm payroll dan tingkat pengangguran periode Juli 2023 yang menjadi cerminan angka inflasi AS. 

IHSG pada pekan depan (31 Juli—4 Agustus 2023) berpotensi menguat terbatas dalam rentang 6.875-6.980,” kata Ratih. 

Adapun saham-saham pilihan Ajaib Sekuritas adalah:

  • (Buy) BBRI di area Rp5.700 dengan target harga pada resistance di level Rp5.850 serta pertimbangkan cut loss apabila break support di level harga Rp5.500.
  • (Buy) SMGR di area Rp6.750 dengan target harga pada resistance di level Rp7.000 serta pertimbangkan cut loss apabila break support di level harga Rp6.500.
  • (Buy) MYOR di area Rp2.430 dengan target harga pada resistance di level Rp2.540 serta pertimbangkan cut loss apabila break support di level harga Rp2.350.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper